Apa Itu CSP Mine, Aplikasi Penghasil Duit yang Diduga Bawa Lari Duit Member?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 18 Nov 2021 10:21 WIB
Bitcoin
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Korban CSP Mine menjerit karena tak bisa melakukan penarikan uang yang sudah mereka setorkan. Tak banyak yang tahu, apa itu CSP Mine?

CSP Mine ini adalah aplikasi penghasil uang. Caranya menggunakan sistem mining dan member harus menyewa mesin untuk bisa berinvestasi di aplikasi tersebut.

Belakangan CSP Mine heboh karena member mengaku tak bisa mencairkan dananya. Aplikasi tersebut juga tak bisa diakses. Konsultan yang meminta mereka untuk menyetorkan dana juga kabur dan tak bisa dihubungi.

Modus yang digunakan oleh CSP Mine ini adalah dengan meminta member agar menyetorkan sejumlah dana untuk pembelian mesin mining atau penambangan. Dengan menambang, member bisa mendapatkan uang.

Salah satu korban bernama Marcella mengungkapkan konsultan CSP Mine bernama Freya selalu melakukan promosi yang membuat para member tergiur.

Selain itu awalnya para member juga bisa melakukan penarikan atau withdraw sehingga membangun kepercayaan para member. Setelah itu ada penawaran junior miner dengan harga US$ 50 dan penghasilan US$ 50 x 7 hari.

Syaratnya adalah member harus menyetorkan uang atau deposit. Selain itu Marcella juga dipaksa untuk meminjam uang dari temannya untuk deposit di akun tersebut.

"Iya saya dipaksa pinjam uang dari teman, dia bilang setelah withdraw saya bisa melunasi bahkan memberi teman saya bunga. Itu baru di akun saya saja, total modal saya lebih dari Rp 15 juta dari uang setoran motor dan rumah juga," jelas dia saat dihubungi detikcom, Kamis (18/11/2021).

Kemudian salah satu korban, Seno menjelaskan jika modus yang digunakan oleh CSP Mine ini adalah menyewakan mesin penambangan crypto dengan menjanjikan profit yang flat dan besar.

"Misalnya kita deposit US$ 10, nah per hari kita bisa dapat US$ 1 selama 20 hari," ujar dia.

Dia mengungkapkan sejak awal penawaran sudah curiga karena janji yang terlalu besar. Tetapi dia terus dipaksa dan melihat modalnya tidak terlalu besar.

Seno mengimbau agar warga jangan percaya dengan investasi seperti ini. "Jika profitnya flat dan besar dalam waktu singkat sudah dipastikan itu money game, scam dan ponzi. Saya juga kasihan dengan para admin, mereka cuma dijadikan pion atau kambing hitamnya," jelas dia.

Lihat juga Video: Nasib Kripto Pasca Fatwa Haram MUI

[Gambas:Video 20detik]



(kil/zlf)