Bos OJK: Kripto Imbal Hasilnya Tinggi, tapi Hampir Tak Ada Fundamental

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 02 Des 2021 17:55 WIB
uang kripto
Foto: Getty Images/da-kuk
Jakarta -

Ketua Dewan Komisaris OJK Wimboh Santoso mengatakan perdagangan aset kripto menjadi salah satu hal yang saat ini banyak disorot. Perkembangan transaksi kripto juga terus bertambah pesat di seluruh dunia.

Wimboh pun mengakui sebagai produk investasi kripto memang menjanjikan keuntungan besar. Tapi di samping itu ada risiko yang besar di balik keuntungan tersebut, apalagi aset ini tidak memiliki nilai fundamental.

"Kripto memberikan imbal hasil investasi yang sangat tinggi, tapi di samping itu risikonya juga tinggi karena aset ini hampir tidak memiliki nilai fundamental," ungkap Wimboh dalam webinar OJK-OECD Conference, Kamis (2/12/2021).

Beragam otoritas keuangan di dunia juga sudah memberikan perhatian besar dan serius terhadap aset kripto. Pasalnya, aset ini juga rawan digunakan untuk kejahatan. Misalnya saja pencucian uang.

"Beberapa regulator keuangan di dunia menaruh perhatian serius pada aset kripto. Pasalnya ini bisa digunakan untuk tindak pencucian uang," kata Wimboh.

Lebih lanjut Wimboh menyatakan otoritas keuangan wajib untuk meningkatkan literasi ke masyarakat soal aset kripto. Termasuk risiko-risikonya dan potensi kejahatannya.

"Kita mau keseimbangan antara inovasi, mitigasi risiko, dan juga literasi keuangan. Hal ini harus dipenuhi untuk menjamin proteksi konsumen," jelas Wimboh.

(hal/fdl)