Duh, Bitcoin Cs Lagi Lesu-lesunya Nih...

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 05 Des 2021 21:00 WIB
Ilustrasi Kripto
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Bitcoin anjlok tajam pada Sabtu malam. Salah satu aset kripto yang paling menonjol ini jatuh ke level terendahnya di sekitar US$ 43.000 atau sekitar Rp 610,6 juta (kurs Rp 14.200).

Dilansir dari CNBC, Minggu (5/12/2021), selama periode 24 jam mulai Jumat pagi hingga Sabtu pagi dini hari harga Bitcoin sempat turun dari sekitar US$ 57.000 menjadi US$ 47.000. Kehilangan nilainya sampai US$10.000 sekitar Rp 142 juta, atau lebih dari 17%.

Harga Ether juga turun ke level terendah mendekati US$ 3.500 atau sekitar Rp 49,7 juta pada hari Sabtu. Aset ini sempat pulih sedikit pada Sabtu malam, dengan diperdagangkan pada US$ 4.233 atau sekitar Rp 60,1 juta.

Ether merupakan koin digital terbesar kedua di dunia berdasarkan nilai pasar telah turun lebih dari 16% dari Jumat ke Sabtu pagi.

Aset kripto mulai mengalami kejatuhan nilai pada hari Jumat, karena investor mulai menarik diri ke instrumen dengan keamanan yang terjamin yaitu obligasi pemerintah AS.

Ketika sentimen memburuk di ruang teknologi, para investor itu mungkin juga mulai membongkar aset kripto mereka.

"Bukti menunjukkan bahwa ini adalah peristiwa penjualan yang diinduksi derivatif lainnya," tulis J.C. Parets, kepala strategi pasar untuk riset teknis All Star Charts.


Aset kripto telah mengalami perdagangan yang bergejolak sejak varian COVID-19 Omicron muncul dan menghantui pasar saham global yang juga bergejolak.

Bitcoin sekarang turun sekitar 30% dari level tertinggi sepanjang masanya yang mendekati US$ 69.000 atau sekitar Rp 979,9 juta, yang dicapai pada awal November.

(hal/dna)