Anang Mau Luncurkan Token Kripto, Wamendag: Bisa untuk Ekspor

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 12 Jan 2022 21:45 WIB
Anang Hermansyah Kulineran di Turki
Foto: Instagram/ananghijau
Jakarta -

Berbagai publik figur mulai melirik pengembangan aset kripto. Salah satu yang terbaru adalah Anang Hermansyah dengan nama token ASIX.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga pun bicara mengenai potensi token. Dia mengatakan, token bisa menjadi produk yang potensial untuk ekspor.

"Kalau saya melihat token sebagai bagian dari produk potensial untuk ekspor. Kenapa saya katakan begitu, karena kita melihat selama ini contoh kalau di kripto sebagian besar atau hampir semua, token-token yang diperdagangkan itu kan adalah token-token atau koin-koin yang berasal atau produk dari luar. Mulai dari bitcoin, ethereum, doge dan lain-lain," katanya, Rabu (12/1/2022).

Menurutnya, jika ada orang Indonesia mengembangkan token maka hal itu sebagai sesuatu yang mesti diapresiasi. Termasuk salah salah satunya Anang Hermansyah.

"Ketika ada orang Indonesia atau anak bangsa, orang kita yang memang ingin mengembangkan dan meng-creat token ini saya pikir bagus kita apresiasi dan kita sambut dengan baik, termasuk salah satunya Mas Anang. Mas Anang ini kan kemarin berapa kali mungkin sudah diberitakan oleh temen-temen media, beliau kan ingin mengembangkan token ASIX," terangnya.

Menurut Jerry, produk dalam negeri ini potensial karena bisa diperdagangkan di luar negeri. Hal itu seperti halnya orang-orang Indonesia yang membeli aset kripto seperti bitcoin.

"Masyarakat Indonesia atau publik Indonesia yang membeli token atau koin tersebut tetapi juga bisa orang-orang dari luar negeri, orang-orang dari seluruh dunia, masyarakat global. Sama seperti kalau orang Indonesia beli bitcoin, mungkin orang Amerika atau orang dari China, atau dari Eropa beli token ASIX itu kan artinya potensial untuk siapa, untuk Indonesia. Karena pasti akan memberikan banyak kontribusi, mulai dari penerimaan penghasilan dan seterusnya," paparnya.

ASIX sendiri merupakan perusahaan keluarga Anang Hermansyah. Kini perusahaan tersebut merambah NFT. Anang mengembangkan pasar NFT yang mengangkat permainan-permainan khas. Asix menggarap game NFT bertema Indonesian Traditional Game, seperti Congklak, Layangan, Komodo Legends, hingga We Are Papua.

Game-game tersebut digarap ASIX bersama dengan pakar metaverse dari IDM Token, MC Basyar. Sebagai developer akun ASIX yang juga CEO IDM Co-op MC Basyar, menyebut token itu akan dirilis pada Selasa 11 Januari 2022. Dan pembelian bisa dilakukan dengan beberapa cara.

"Kalau ingin membeli secara private sale atau presale bisa dilakukan di IDM Launchpad. Namun, nantinya bisa dibeli di developer," ujar Basyar

Basyar juga menjelaskan, token ASIX nantinya akan membiayai beberapa proyek. Pertama, untuk 5 game P2E yang memang khas dari Indonesia.

"Namun saat ini yang sudah ready yang congklak dan nantinya kita akan membuat event NFT marketplace terbesar di Asia. Karena menurut mas Anang, PBB pernah bilang Indonesia merupakan negara super power bidang budaya jadi dari situ idenya," ujar Basyar.

(acd/zlf)