Harga Kripto Anjlok, Kekayaan 10 Miliarder Ambyar Rp 386 T

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 27 Jan 2022 10:58 WIB
uang kripto
Ilustrasi/Foto: Getty Images/da-kuk
Jakarta -

Kekayaan pengusaha dan investor kripto anjlok seiring merosotnya nilai aset mata uang digital tersebut. Total 10 orang terkaya kehilangan US$ 26,9 miliar atau Rp 386,82 triliun (kurs Rp 14.380) sejak 10 November 2021.

Dilansir Forbes, Kamis (27/1/2022), kekayaan 3 dari 10 miliarder kripto itu anjlok 50% dari awal November. Bitcoin sebagai aset digital terbesar berdasarkan kapitalisasi pasarnya telah jatuh 50% dari rekor tertinggi US$ 68,622 pada 10 November.

Ethereum, aset digital terbesar kedua juga telah berkurang separuh nilainya sejak November. Saham yang berkorelasi dengan kripto pun ikutan jatuh.

Sejak Bitcoin mencapai level tertinggi, saham bursa kripto Coinbase Global turun 42% dari US$ 328 per saham jadi hanya US$ 191 pada penutupan 24 Januari 2022. Akibatnya, dua miliarder pendiri Coinbase yakni CEO Brian Armstrong dan Fred Ehrsam kehilangan lebih dari US$ 7 miliar.

MicroStrategy, sebuah perusahaan perangkat lunak yang menginvestasikan lebih dari US$ 3 miliar ke dalam Bitcoin, turun 55% sejak 10 November 2021. Kekayaan investor Bitcoin dan CEO MicroStrategy Michael Saylor anjlok 55%.

Kapitalisasi total pasar mata uang kripto hampir US$ 3 triliun pada 10 November 2021. Jumlah itu turun jadi US$ 1,7 triliun pada 24 Januari 2022, atau turun 43% dalam waktu kurang dari tiga bulan.

Koreksi pasar kripto diperkirakan belum selesai. Banyak analis percaya sektor ini memasuki tren penurunan karena pengetatan yang dilakukan bank sentral dan kenaikan imbal hasil obligasi mengurangi minat investor terhadap kripto serta investasi spekulatif lainnya.

Siapa saja miliarder yang kekayaannya turun drastis gara-gara kripto? Cek halaman berikutnya.