Anjlok dari Rp 1,7 Juta Jadi Rp 4.600, Bisakah Terra LUNA Terbang Lagi?

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 12 Mei 2022 15:40 WIB
Ilustrasi Jual Beli Kripto
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Anjloknya harga Terra LUNA (LUNA-USD) membuat para investor kripto dunia penasaran dengan prediksi harga LUNA ke depannya.

Dikutip dari CoinmarketCap, Kamis (12/5/2022), pukul 13.00 WIB Terra LUNA diperdagangkan pada US$ 0,32 atau setara Rp 4.659 per koin (kurs Rp 14.560).

Keadaan pasar saat ini memunculkan kekhawatiran terhadap aset-aset kripto. Beberapa hal yang dikhawatirkan adalah potensi meningkatnya inflasi, kenaikan suku bunga, kemungkinan resesi, dan beberapa faktor lain.

Terra menjadi salah satu aset kripto yang mengalami penurunan harga paling tajam. Hal ini diperburuk dengan stablecoin TerraUSD (UST-USD) yang kehilangan US$ 1 peg kemarin. Penurunan ini merupakan yang kedua kalinya di tahun 2022.

Kondisi yang belum pasti membuat investor penasaran dengan arah harga LUNA ke depannya. Dikutip dari INVESTORPLACE, Kamis (12/5/2022), berikut prediksi terbaru harga Terra.

Coinpedia memprediksi perdagangan LUNA antara US$ 131,93 atau Rp 1,912.985 (kurs 14.500) dan US$ 256,65 atau Rp 3.721.425 menjelang tahun 2023.

CryptoNewZ memprediksi perkembangan harga kripto bisa terbang ke level US$ 78 atau 1.131.000 sampai US$ 85 atau Rp 1.232.500 per koin.

Gov Capital memprediksi harga Terra berada di angka US$ 166.04 atau Rp 2.407.580 di tahun depan. WalletInvestor memperkirakan harga Terra adalah US$ 150.946 atau Rp 2.188.717 per koin.



Simak Video "Prospek Aset Kripto Lokal di Masa Depan di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)