Bos IDM Mau Garap Dangdut Metaverse, Undang Rhoma Irama

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 18 Mei 2022 11:31 WIB
Jakarta -

Token IDM melebarkan sayapnya dengan menjual di jaringan defi Avax C Chain. Dengan begitu token kripto buatan anak Indonesia itu akan mengadopsi teknologi multichain, dari sebelumnya menggunakan blockchain BSC.

"Jadi kita akan launching di tanggal 20 (Mei) ini untuk dijual di blockchain kedua kita. Super apps itu sudah jadi dan bisa di download di Android, terus kita buat launchpad untuk token Indonesia yang mau launching," kata CEO IDM Co-op, Muhammad Chairul Basyar dalam Blak-blakan detikcom, Selasa (17/5/2022).

Chairul menjelaskan setelah 10 hari launching pada 20 Mei 2022, pihaknya juga berencana akan menggarap project dangdut metaverse.

"Saya memang targetnya coba eksplor dulu, terus 10 hari kemudian saya garap Dangdut Metaverse, mantap itu. Itu 10 hari setelah tanggal 20 (Mei) dan di grup juga sudah ramai," jelasnya.

Sayangnya dirinya belum menjelaskan lebih jauh tentang rencananya itu. Yang jelas dia berkeinginan mengundang raja dangdut Rhoma Irama.

"Kalau Dangdut Metaverse nanti saya malah kepenginnya H Rhoma Irama yang ikut ngobrol di sini sama teman-teman," imbuhnya.

Target IDM di Avax

Pembelian IDM bisa dilakukan di traderjoexyz.com. Diharapkan sepuluh hari setelah launching, token kripto itu bisa dicatatkan pada exchanger global yakni Hotbit dan LBank.

"Orang Indonesia tau IDM, pemain kripto Indonesia tau IDM. Mereka berharap ayo dong dijual ke global, jangan kita dijual di lokal saja, supaya harganya lebih bagus. Ya strategi market sih itu," jelasnya.

Chairul juga memiliki target bahwa IDM akan melakukan burning token hingga 90%. Itu merupakan pertama kali di Indonesia dan dunia membakar token hingga 90%.

"Dari 1 miliar suplai kita, nanti akan kita sisakan 100 juta token saja, nanti sisanya akan saya bakar. Dibakar itu kalau ke dalam dunia kripto itu dikirim ke dalam death wallet dan nggak bisa balik lagi supaya supply dan demand itu bisa menjaga harga, jadi harga yang 14 rupiah itu, gara-gara saya bakar 90% itu bisa mentok di 800 rupiah," jelasnya.

"Beruntung lah mereka yang ikut di private dan presale. Kemarin private sale-nya nggak sampai satu menit kita laku sampai 1.000 Avax, waktu itu Avax-nya sekitar 900 ribuan," tambahnya.

(aid/eds)