ADVERTISEMENT

Daftar Dompet Digital yang Bisa Transfer ke Bank sebelum Ada BI-Fast

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 14 Jul 2022 07:00 WIB
ilustrasi dompet digital
Foto: shutterstock
Nusa Dua -

Sistem pembayaran BI-Fast dijadwalkan akan meluncur juga ke Fintech (Financial Technology) pada 2023. Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Jenderal Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Handayani di gedung Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Rabu (13/7/2022).

Sementara saat ini layanan BI-Fast saat ini hanya ada di perbankan saja. Kemudian Fintech sendiri, jenis produknya di antaranya dompet digital hingga marketplace.

Lantas apa saja produk fintech tersebut yang memiliki layanan transfer ke bank? Berikut daftarnya, dikutip dari berbagai sumber:

1. GoPay

GoPay adalah dompet digital yang ada dalam aplikasi ojek online GoJek. Dompet digital ini bisa digunakan untuk berbagai transaksi, mulai dari membeli makan, ada QRIS hingga bisa transfer dana ke bank. Adapun biaya admin yang dibutuhkan dalam transfer dana dari GoPay ke bank sejumlah Rp 2.500 per transaksi.

2. DANA

DANA merupakan dompet digital yang hanya melayani transaksi non-tunai bahkan non-kartu. Dalam layanannya, tidak hanya untuk bertransaksi, tetapi juga bisa digunakan untuk membayar segala tagihan.

Tidak hanya itu, dengan DANA juga bisa dilakukan transfer uang ke bank. Adapun biaya yang akan dikeluarkan untuk transfer sebesar Rp 2.500 per transaksi.

3. ShopeePay

ShopeePay adalah fitur layanan uang elektronik yang dapat digunakan sebagai metode pembayaran online di aplikasi Shopee, offline di Merchant ShopeePay, dan menyimpan pengembalian dana yang dapat digunakan untuk membayar barang yang akan dibeli di platform Shopee.

Nah fitur terbaru yang bisa digunakan untuk transfer dana ke bank. Layanan ini ada untuk akun yang sudah premium. Dalam penelusuran detikcom, biaya transfer dari ShopeePay ke bank tanpa biaya alias gratis.

4. OVO

OVO adalah sebuah aplikasi dompet digital yang memberikan layanan pembayaran dan transaksi secara online (OVO Cash). Selain itu OVO bisa dijadikan aplikasi transfer uang antarbank, karena kamu hanya dikenakan biaya admin Rp 2.500 saja untuk melakukan transfer uang.

5. LinkAja

LinkAja adalah sebuah layanan uang elektronik yang berbasis aplikasi untuk melakukan berbagai transaksi nontunai. Dengan LinkAja juga ada fitur transfer ke bank

Namun berdasarkan informasi di website LinkAja, biaya transfer ke berbagai bank berbeda-beda. Misalnya transfer LinkAja ke Bank BCA Rp 2.500, ke Bank Mandiri Rp 1.000, ke Bank BRI Rp 1.000, ke Bank BNI Rp 1.000, Bank BTN Rp 1.000 dan ke Bank lainnya melalui ATM Bersama Rp 6.500

Sebagai informasi Sekretaris Jenderal Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Handayani mengatakan BI-Fast dijadwalkan akan meluncur juga ke Fintech (Financial Technology) pada 2023.

Namun, ada syarat yang harus disiapkan untuk bisa berpartisipasi di BI-Fast. Kemudian, untuk mekanisme menjadi peserta BI juga bisa kerja sama dengan bank yang sudah tergabung.

"Mekanisme sebagai peserta langsung, atau juga bisa jadi peserta tidak langsung. Nanti bisa bersama sama dengan bank yang sudah ikut peserta langsung. Syarat-syaratnya dari sisi kualifikasi untuk bisa menjadi peserta BI-Fast," jelasnya, di Nusa Dua Bali, Rabu (13/7/2022).

Ia berharap, sistem pembayaran BI-Fast bisa digunakan secara meluas oleh pelaku industri. "Karena memang BI-Fast memfasilitasi transaksi CEMUMUAH, cepat mudah murah andal," tutupnya.



Simak Video "Jangan Ikut-ikutan Fenomena 'Galbay' Pinjol Ilegal"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT