ADVERTISEMENT

3 Cara Tambah Limit PayLater, biar Nggak Pas-pasan

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 05 Agu 2022 16:11 WIB
Ilustrasi PayLater
Ilustrasi PayLater/Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Idealnya, setiap orang harus mampu mengatur pengeluarannya agar tidak sampai melebihi penghasilan yang bisa didapatkan. Hanya saja, walaupun sudah diatur dengan sedemikian rupa, tidak jarang kebutuhan mendesak mendadak mengacaukan rencana keuangan.

Alhasil, tidak sedikit orang terpaksa harus memikirkan cara untuk bisa memenuhi kebutuhan mendesak tersebut.

Salah satu jalan keluar yang bisa dipilih adalah dengan memanfaatkan layanan kredit seperti pinjaman uang online atau paylater. Paylater merupakan produk keuangan berbasis digital yang memiliki cara kerja mirip dengan kartu kredit. Menggunakan fitur pembayaran tersebut, Anda bisa dengan bebas berbelanja tanpa perlu khawatir dengan besarnya tagihan yang harus dibayar.

Tidak hanya membolehkan penggunanya untuk melunasi transaksi di lain waktu, tagihan paylater juga bisa dilunasi secara mencicil sesuai kondisi keuangan. Hanya saja, tidak sedikit orang mengeluhkan kecilnya limit layanan ini sehingga tidak bisa leluasa digunakan berbelanja kebutuhan.

Lalu, bagaimana cara agar bisa meningkatkan limit paylater ini? Tidak sulit, ikuti 3 cara simpel berikut ini untuk menambah plafon pinjaman dari layanan keuangan berbasis digital tersebut.

1. Rutin Gunakan Layanan Paylater saat Tersedia

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menambah plafon fitur paylater atau bayar nanti adalah rutin menggunakannya setiap bertransaksi. Dengan jumlah transaksi yang besar, pihak penyedia layanan ini akan semakin senang dengan penggunanya.

Cara ini penting untuk dilakukan agar bisa meningkatkan batas penggunaan paylater. Namun, jangan lupa untuk tetap menyesuaikan jumlah transaksi dengan kondisi keuangan. Jangan sampai penggunaan fitur ini malah menjadi berlebihan hingga berpotensi menjadi sumber utang yang sulit untuk dilunasi.

Pasalnya, jika sampai berlebihan menggunakan fitur tersebut, bukannya bermanfaat, paylater akan menjadi bumerang yang mengacaukan finansial Anda. Jadi, tetap sesuaikan keinginan untuk menambah plafon paylater ini dengan kemampuan bayar agar tak berimbas buruk bagi keuangan.

2. Selalu Bayar Tagihannya Tepat Waktu

Alasan lainnya mengapa plafon fitur bayar nanti tak kunjung meningkat adalah pengguna kerap terlambat membayar tagihannya. Sama halnya dengan produk pinjaman lainnya, paylater juga mewajibkan nasabahnya untuk membayar tagihan tepat waktu agar bisa mendapatkan manfaatnya secara optimal dan terhindar dari risiko denda.

Bagi penyedia layanan paylater, nasabah yang sering telat membayar tagihan akan dianggap sebagai nasabah bermasalah. Karena alasan inilah kenapa limit kredit tidak kunjung bertambah, atau malah bisa diturunkan oleh pihak penyedia layanannya.

Perlu dipahami, semakin tinggi limit paylater yang diberikan kepada pengguna, tingkat bunga yang dibebankan juga umumnya akan menjadi semakin tinggi. Dalam kata lain, beban cicilannya juga akan melonjak dan semakin sulit untuk bisa dilunasi.

Karenanya, jika dengan limit yang sekarang saja Anda sudah sering gagal membayar cicilan sebelum jatuh tempo, bagaimana jika beban tagihannya menjadi jauh lebih besar lagi? Jadi, atas pertimbangan ini pula mengapa Anda harus selalu bisa membayar tagihan layanan ini tepat waktu agar berpeluang untuk bisa mendapatkan limit paylater yang lebih tinggi.

3. Pakai Paylater Hingga Mendekati Limit yang Dimiliki Saat Ini

Terakhir, ada berbagai alasan mengapa pihak penyedia fitur paylater tidak menyetujui pengajuan penambahan limit kredit yang dilakukan nasabahnya. Salah satunya adalah limit kredit yang dimilikinya saat ini sudah jarang atau bahkan tidak pernah digunakan. Untuk itu, Anda perlu rutin menggunakan fitur pembayaran ini hingga mendekati limit yang telah diberikan sebelum bisa mengajukan kenaikan.

Semakin rutin bertransaksi dan gemar menggunakan limit kredit hingga mendekati batas maksimal yang telah diberikan, semakin tinggi pula kesempatan nasabah untuk mendapatkan limit yang lebih tinggi. Anda dapat memanfaatkan layanan ini untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan, seperti membayar biaya internet, tagihan listrik dan air, membeli pulsa, dan lain sebagainya.

Selain itu, fitur bayar nanti ini juga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, maupun sekadar memberi hadiah kepada orang terdekat. Tetap perhatikan nominal cicilan yang harus dilunasi nantinya dan pastikan kondisi keuangan mampu untuk menjangkaunya.

Ketika nasabah aktif menggunakan layanan paylater untuk kebutuhan apa pun dan mampu melunasi tagihannya tepat waktu, sudah pasti tingkat kepercayaan penyedia layanan akan menjadi lebih tinggi. Dengan demikian, potensi pengajuan penambahan limit paylater diterima juga akan menjadi lebih tinggi sewaktu-waktu dilakukan.

Tergantung Penggunaan, Paylater Bisa Menjadi Penyelamat atau Sumber Masalah bagi Keuangan

Terlepas dari keinginan Anda menambah limit fitur paylater atau tidak, pastikan untuk bijak dalam menggunakan layanan tersebut. Sebagai produk pinjaman, paylater juga memiliki sistem bunga, biaya layanan, dan denda keterlambatan yang bisa membengkakkan tagihan belanja yang dilakukan penggunanya.

Oleh karena itu, selalu bijak dan gunakan fitur pembayaran ini dengan bijak agar bisa memberi dampak positif bagi keuangan dan meminimalkan risikonya.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT