ADVERTISEMENT

Agrodana Futures, Perusahaan Pialang Berjangka yang Legal & Kredibel

Sponsored - detikFinance
Kamis, 01 Sep 2022 11:30 WIB
PT Agrodana Futures meraih penghargaan Best GOFX Broker of the Year 2022, diterima langsung oleh Direktur Utama, Laurentius Gunawan.
PT Agrodana Futures meraih penghargaan Best GOFX Broker of the Year 2022, diterima langsung oleh Direktur Utama, Laurentius Gunawan.(Foto: Agrodana Futures)
Jakarta -

Investasi yang legal dan kredibel menjadi syarat utama bagi investor dalam melakukan perdagangan jual beli di pasar modal. Untuk itu, PT Agrodana Futures sebagai salah satu perusahaan pialang berjangka menjamin legalitasnya yang telah diakui oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

Saat ini, investasi bodong dan ilegal masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Iming-iming hasil timbal balik (return) yang tinggi kerap menggiurkan masyarakat untuk menaruh uang mereka dalam jumlah besar.

"Masyarakat harus waspada terhadap modus penipuan yang merugikan, seperti binary options dan robot trading yang belakangan ini membuat persoalan. Masyarakat jangan mengabaikan faktor legalitas. Dalam konteks ini, Agrodana Futures hadir sebagai perusahaan pialang berjangka yang dapat dipercaya oleh masyarakat karena telah memiliki legalitas dan izin dari BAPPEBTI," ujar Direktur Agrodana Futures, Tommy Zhu dalam keterangan tertulis, Rabu (31/8/2022).

Memastikan Kepatuhan dan Kepuasan Nasabah

Tommy mengatakan Agrodana Futures yang telah berdiri selama 22 tahun sejak tahun 2000 selalu memastikan tingkat kepatuhan di seluruh lini. Misalnya, terkait transaksi nasabah. Seluruh setoran dana dari nasabah disetorkan ke rekening terpisah dan seluruh pesanan dari nasabah pasti tercatat dalam Bursa Berjangka agar bisa dijamin oleh Lembaga Kliring. Sehingga setiap nasabah bisa melakukan verifikasi ke Lembaga Kliring yang bersangkutan.

"Agrodana menjamin semua transaksi nasabah pasti tercatat di Bursa Berjangka, dan setiap nasabah pasti langsung mendapatkan akun e-Citra jika ingin melakukan verifikasi transaksi yang dilakukannya di Lembaga Kliring Indonesia Clearing House (ICH)," terang Tommy.

"Di samping itu, Agrodana juga menerapkan program 1 Hour Withdrawal di mana nasabah akan menerima dana dalam 1 (satu) jam sejak penarikan dana diajukan dan kami menjadi yang pertama di Indonesia untuk hal ini," imbuhnya.

Tommy menambahkan Agrodana juga mengutamakan kepuasan nasabah dengan selalu memberikan berbagai layanan yang sangat diperlukan oleh nasabah. Contohnya, program insentif. Pada periode Juni-September 2022, Agrodana menyelenggarakan program bonus bagi nasabah yang baru saja bergabung dan berkesempatan mendapatkan cashback emas.

Ada juga program Agrodana Loyalty Award untuk para nasabah setia dan Agrodana Sureprize, program yang memberi kesempatan bagi nasabah untuk mendapatkan hadiah langsung tanpa diundi. Dalam program Agrodana Sureprize, nasabah memiliki jangka waktu yang cukup panjang untuk mendapatkan hadiah sehingga nasabah pasti akan mendapatkan hadiah (Sureprize).

Beri Edukasi untuk Nasabah

Agrodana menilai edukasi mengenai investasi yang baik dan benar di tengah fenomena investasi bodong yang marak terjadi saat ini sangatlah penting.

Per tanggal 5-6 Maret 2022 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis 101 entitas investasi bodong atau tidak berizin (ilegal) yang terdiri dari 57 perusahaan yang menawarkan investasi tanpa izin dan 44 entitas investasi bodong. Puluhan perusahaan yang menawarkan investasi tanpa izin tersebut bergerak di berbagai macam sektor, seperti pialang, Multi Level Marketing (MLM), hingga penawaran umrah.

Menurut Tommy, fenomena tersebut membuat Agrodana kerap terkena dampak karena disangkutpautkan sebagai perusahaan investasi bodong yang hanya ingin meraup return tinggi dari para investor. Padahal, Agrodana adalah perusahaan pialang yang telah terbukti keabsahannya. Oleh karena itu, pihaknya pun menekankan pentingnya edukasi bagi nasabah.

"Masyarakat perlu sadar bahwa investasi harus berpedoman pada pemikiran yang logis dan legal. Logis dalam hal ini tidak ada iming-iming investasi yang memberikan keuntungan pasti serta legal dilakukan di perusahaan yang berlisensi. Ini sebenarnya untuk kebaikan mereka sendiri," jelas Tommy.

Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi adalah literasi keuangan karena banyaknya masyarakat Indonesia yang kurang melek finansial. Sehingga mereka hanya paham produk finansial sederhana, seperti tabungan, deposito, obligasi, saham dan reksa dana.

Untuk itu, Agrodana gencar melakukan edukasi ke masyarakat dengan rutin menyelenggarakan webinar dan workshop. Baik yang diselenggarakan sendiri ataupun bekerja sama dengan berbagai institusi dan komunitas. Beberapa kegiatan yang telah digelar antara lain program Traders Lab bekerja sama dengan Bursa ICDX dan Finansialku.com, webinar Agrodana Trader Incubator, dan GOFX Seminar Series. Tak hanya itu, Agrodana juga bekerja sama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia untuk menggelar kegiatan edukasi.

"Ada yang berbentuk Commodity Derivative Interest Group (CDIG) dan Futures Trading Learning Center (FTLC) serta program workshop dan kuliah umum dengan tujuan memberikan edukasi ke kalangan mahasiswa, dosen serta masyarakat sekitar tentang industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK)," tutur Tommy.

Tommy menegaskan Agrodana berkomitmen kuat untuk terus memberikan edukasi ke masyarakat. Menurutnya, tanggung jawab untuk hadir sebagai perusahaan pialang yang legal dan kredibel perlu diikuti dengan upaya edukasi untuk mencerdaskan masyarakat.

Namun, ia menilai Agrodana tidak bisa berdiri sendiri sebab tetap diperlukan peran regulator terhadap perusahaan-perusahaan pialang yang ilegal ataupun memiliki lisensi tetapi kurang patuh.

"BAPPEBTI harus bisa memberikan ketegasan. Apabila perusahaan-perusahaan pialang yang tidak tertib dibiarkan begitu saja, akan semakin menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat. Kondisi ini tentu saja tidak menguntungkan bagi kami Agrodana yang selama ini telah tertib dan patuh melaksanakan aturan," pungkas Tommy.

(ncm/ncm)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT