ADVERTISEMENT

Suku Bunga Naik Ugal-ugalan, Bitcoin cs Anjlok Berjamaah

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 20 Sep 2022 08:42 WIB
Ilustrasi Kripto dan Forex
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Harga kripto jatuh ke posisi terendah pada Senin (19/9) kemarin. Kondisi ini terjadi di tengah kekhawatiran investor pada aset berisiko karena kenaikan suku bunga menjulang di seluruh dunia.

Dilansir dari Reuters, Selasa (20/9/2022), Bitcoin yang merupakan kripto dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar turun sekitar 5% ke posisi terendah dalam tiga bulan di level US$ 18.387.

Ethereum juga turun 3% ke level terendah dalam dua bulan di US$ 1.285 dan turun lebih dari 10% dalam 24 jam terakhir. Sebagian besar token kripto kecil lainnya bahkan turun lebih dalam.

Blockchain Ethereum memiliki peningkatan besar selama akhir pekan karena pembaruan perangkat lunak yang disebut 'penggabungan' mengubah cara transaksi dan memangkas penggunaan energi.

Kini nilai token itu telah jatuh di tengah beberapa spekulasi akibat pernyataan Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa AS Gary Gensler, yang menyiratkan bahwa struktur baru dapat menarik regulasi tambahan.

"Ini spekulasi tentang apa yang mungkin atau mungkin tidak terjadi. Banyak hype telah keluar dari pasar sejak 'penggabungan'," kata COO Platform Kripto Singapura Stack Funds, Matthew Dibb tentang pandangan peraturan dikutip dari Reuters, Selasa (20/9/2022).



Simak Video "Walau Alami Penurunan, Developer yakin Harga Kripto Akan Tetap Bullish"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT