Mudahnya Alokasi Gaji dengan Zero Based Budgeting ala DANA Finteach!

ADVERTISEMENT

Mudahnya Alokasi Gaji dengan Zero Based Budgeting ala DANA Finteach!

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFinance
Jumat, 07 Okt 2022 15:45 WIB
Shutterstock
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Kemampuan manajemen finansial penting untuk dimiliki anak muda. Hal ini agar gaji yang diterima tidak lewat begitu saja. Dengan perencanaan yang baik, maka kesehatan keuangan pun tetap terjaga.

Adapun salah satu cara yang bisa dipakai untuk membantu lebih paham tentang alokasi gaji dan hal-hal finansial lainnya dengan memanfaatkan platform edukasi finansial, seperti DANA Finteach yang menyediakan info terkait keuangan, investasi serta self-growth yang bisa membantu Anda mencapai financial freedom.

Sesuai namanya, Finteach merupakan singkatan dari Financial Teach. Nama ini mengacu pada fungsi DANA Finteach yakni, mengajarkan tips seputar finansial kepada pengguna. Selain membantu DANA user mengelola keuangan dengan baik, DANA Finteach juga memiliki tips yang dapat membantu terhindar dari berbagai masalah keuangan, seperti halnya salah mengalokasi budget.

Bicara soal alokasi gaji, salah satu tips dari DANA Finteach yang bisa diterapkan adalah dengan menerapkan teori zero based budgeting. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan zero based budgeting?

Zero Based Budgeting dan Keuntungannya

Zero based budgeting merupakan metode penganggaran berbasis nol atau anggaran tak bersisa. Adapun anggaran akan dibuat berdasarkan kebutuhan untuk periode mendatang, terlepas dari apakah setiap anggaran lebih tinggi atau lebih rendah dari yang sebelumnya.

Dalam zero based budgeting, Anda perlu menemukan penggunaan untuk setiap rupiah yang diterima seperti dikutip dari Instagram @dana.finteach. Dengan kata lain, Anda harus memastikan untuk memiliki nol rupiah tersisa dalam anggaran pada setiap akhir bulannya.

Pada praktek akuntansi, penganggaran berbasis nol menawarkan sejumlah keuntungan termasuk biaya yang lebih rendah, fleksibilitas anggaran, dan alokasi dana yang strategis. Hal ini lantaran sifatnya yang berorientasi pada detail. Berbeda dari traditional budgeting, yang hanya menganalisis pengeluaran baru, zero based budgeting dimulai dari nol dan menganalisis pengeluaran lama.

Cara Mudah Menerapkan Zero Based Budgeting

Sebelum menerapkan zero based budgeting, ada baiknya untuk memahami formula dari metode ini. Melansir Instagram @dana.finteach, dalam zero based budgeting, Anda hanya perlu mengurangi pendapatan dan pengeluaran hingga total sisa uang adalah nol rupiah. Misalnya, jika penghasilan bulanan Rp 8 juta maka semua pengeluaran dalam anggaran menjadi Rp 8 juta. Dengan demikian, uang yang tersisa tidak ada atau atau nol rupiah.

Untuk menerapkannya, pertama Anda perlu menuliskan penghasilan bulanan yang dimiliki, lalu tuliskan pengeluaran setiap bulannya. Jangan lupa untuk siapkan uang investasi dan dana darurat. Selanjutnya, kurangi penghasilan dengan pengeluaran, dana darurat, dan investasi. Terakhir, lakukan analisa budgeting Anda dan mulai alokasi.

DANA Finteach Foto: DANA Finteach

Nah, itulah beberapa langkah mudah dalam melakukan zero based budgeting. Selain zero based budgeting, masih ada banyak tips dari DANA Finteach yang bisa Anda pelajari. Bukan cuma memberikan edukasi finansial, DANA Finteach ke depannya juga akan menciptakan ruang edukasi online kepada users DANA, terutama untuk sharing finansial mereka, serta belajar bersama dengan menghadirkan pakar finansial terkemuka di Indonesia.

Menariknya, DANA Finteach juga menawarkan berbagai info tentang produk finansial DANA yang dipadukan dengan edukatif dan relateable yang dibutuhkan oleh para pengguna. Yuk segera follow akun Instagram @dana.finteach dan tingkatkan literasi keuangan Anda. Anda bisa belajar pola manajemen keuangan, hingga kiat-kiat berinvestasi bagi pemula untuk membantu mencapai financial freedom.

Jangan lupa juga untuk download & pakai DANA, biar segala macam transaksi bisa jadi makin praktis & #BebasDrama!

(akn/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT