Ini Biang Kerok Ambruknya FTX yang Bikin Pemiliknya Kehilangan Rp 219 T

ADVERTISEMENT

Ini Biang Kerok Ambruknya FTX yang Bikin Pemiliknya Kehilangan Rp 219 T

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 11 Nov 2022 10:17 WIB
Sam Bankman-Fried
Sam Bankman-Fried (Foto: Dok. Reuters)
Jakarta -

Beberapa hari belakangan ini perusahaan pertukaran (exchanger) kripto, FTX dikabarkan mengalami kehancuran akibat kejatuhan harga aset kripto. Imbasnya harta kekayaan pemiliknya anjlok 90%.

Saat FTX mengalami penurunan yang signifikan, pesaing beratnya yakni Binance kabarnya ingin mengakuisisi FTX. Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan perusahaan.

Bak ksatria putih yang akan menyelamatkan FTX. Tetapi nyatanya rencana itu dibatalkan di tengah-tengah jalan. Dengan begitu FTX tengah diambang ketidakpastian.

Mengutip dari Reuters, Jumat (11/11/2022) menurut beberapa orang yang mengetahui masalah FTX, keterpurukan perusahaan disebabkan oleh pendirinya sendiri yakni Sam Bankman-Fried, kabarnya dia beberapa bulan terakhir malah sibuk menyelamatkan perusahaan kripto lainnya.

Tiga orang yang dekat dengan operasi perusahaan juga mengatakan beberapa kesepakatan juga malah membuat perusahaan tambah merugi.

Puncaknya FTX dan Binance saling menyalahkan antara persaingan tersebut. Hingga akhirnya FTX kini tengah mencari pendanaan untuk menyelamatkan perusahaan.

Menurunnya harga FTX telah membuat kekayaan pemiliknya, Sam Bankman-Fried anjlok. Tidak hanya FTX, ia juga pemilik dari Alameda, sebuah rumah perdagangan kripto.

Beberapa hari belakangan ini nilai tukar dari kripto FTX mengalami penurunan signifikan. Kekayaannya yang saat ini tercatat di Bloomberg Billionaire Index adalah US$ 15 miliar. Jika menurun sebanyak 94%, hartanya diperkirakan hanya tersisa US$ 1 miliar saja. Itu artinya hartanya sebanyak US$ 14 miliar atau setara Rp 219 triliun (kurs Rp 15.700) lenyap.

Mengutip dari CNN, Kamis (10/11) dalam sehari saja, Bankman-Fried diperkirakan akan keluar dari daftar orang terkaya di dunia. Indeks Bloomberg mengasumsikan bahwa dia dan semua investor lain yang menggantungkan hartanya di kripto akan mengalami kerugian.

Lihat juga video 'Tarik Ulur Kripto, Antara Bappebti dengan OJK':

[Gambas:Video 20detik]



(ada/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT