Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol Karena Modus Penipuan Baru, Kok Bisa?

ADVERTISEMENT

Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol Karena Modus Penipuan Baru, Kok Bisa?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 17 Nov 2022 12:03 WIB
Ilustrasi pinjol
Ilustrasi pinjol (Foto: Shutterstock)
Jakarta -

Ratusan mahasiswa IPB terjerat pinjol. Hal itu terjadi karena mereka ikut 'nyebur' dalam tawaran kerja sama atau investasi yang diduga penipuan modus baru. Lalu, kenapa para mahasiswa bisa terjerat masalah tersebut?

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing menilai, hal itu terjadi karena adanya kebutuhan dana mendesak dan tergiur oleh imbal hasil yang tinggi.

"Pertama karena adanya kebutuhan dana yang mendesak dan kedua karena tergiur dengan imbal hasil tinggi tanpa kerja keras," katanya kepada detikcom, Kamis (17/11/2022).

Menurut Tongam, masyarakat bisa melakukan dua hal jika menemui masalah serupa. Dua hal itu ialah 2L yakni dicek legal dan logisnya.

"Legal artinya cek izinnya, izin badan hukumnya, kegiatannya, produknya. Kalau tidak ada izin jangan diikuti. Logis, artinya rasionalitas imbal hasil. Tidak ada investasi terutama di perdagangan yang memberikan keuntungan fix," paparnya.

Sementara, mahasiswa korban penipuan investasi fiktif hingga terjerat pinjol telah bertambah menjadi 333 orang. Jumlah itu diperkirakan bisa bertambah.

"Per hari ini ada 333 orang per hari ini. Kemungkinan bertambah ya, karena banyak yang dari korban ini ketakutan untuk melapor dan juga takut untuk orang tuanya tau. Karena kebanyakan ini mahasiswa ya statusnya, kebetulan anak saya pun mahasiswa," kata orang tua salah satu mahasiswa sekaligus koordinator korban investasi fiktif Dewi Ariani ditemui di Polresta Bogor Kota, Selasa (16/11) lalu.

(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT