Bursa Kripto Ini Digoyang Isu Jadi 'The Next FTX', Bangkrut Juga?

ADVERTISEMENT

Bursa Kripto Ini Digoyang Isu Jadi 'The Next FTX', Bangkrut Juga?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 10 Des 2022 17:00 WIB
Ilustrasi Cryptocurrency atau kripto
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/guvendemir
Jakarta -

Pendiri bursa kripto Crypto.com, Kris Marszalek mengungkapkan jika perusahaannya kini sedang dalam kondisi sehat dan baik-baik saja.

Dikutip dari CNBC disebutkan, memang beberapa waktu terakhir dunia kripto sedang tidak baik-baik saja. Banyak perusahaan besar yang berada di ambang kebangkrutan seperti FTX. Kondisi ini juga disebut mempengaruhi Crypto.com yang diisukan sedang mengalami kekeringan likuiditas.

Saat ini Crypto.com merupakan salah satu platform pertukaran cryptocurrency terbesar di dunia. Usai gonjang-ganjing FTX, Crypto.com malah menerbitkan pencadangan perusahaan.

Dalam rilis itu disebutkan jika hampir 20% dana nasabah berada dalam token shiba inu. Kemudian tak lama berselang Crypto menerbitkan laporan yang diaudit dan menampilkan aset nasabah aman. Audit ini dilakukan oleh Mazars Group, perusahaan akuntan yang digunakan oleh Trump Organization.

Meskipun Crypto.com terlihat baik-baik saja. Beberapa bisnis Marszalek sebelumnya harus diwaspadai.

Apalagi pada 2009 ada bisnisnya yang mengalami kebangkrutan. Selain itu ada juga bisnis yang terlibat pada laporan klaim produk gagal dan perusahaan e-commerce yang kolaps.

Dari catatan pengadilan, Marszalek adalah pengusaha yang pernah mengalami masalah pada kebocoran data pelanggan, menjadi kutu loncat dari manufaktur, bisnis white label, e-commerce sampai terakhir bisnis kripto.

Pihak CNBC telah berupaya mengonfirmasi masalah-masalah yang pernah dilalui Marszalek. Namun Crypto.com menolak permohonan tersebut. Bahkan perusahaan memberikan pernyataan jika tak pernah ada temuan kesalahan saat perusahaan dipimpin oleh Marszalek pada perusahaan sebelumnya.

Setelah permohonan wawancara CNBC, Marszalek mengunggah utas di Twitternya @kris. Pertama-tama dia menjelaskan terkait Crypto.com di masa depan.

Lalu dia juga membahas terkait kegagalan bisnis yang pernah dialami pada awal karir. Dia menyebut tak pernah menyembunyikan apapun. "Saya bangga dengan bekas luka yang saya alami, tak ada yang ditutupi," ujar dia.

Dia juga menjelaskan kebangkrutan yang pernah dia alami akan dianggap sebagai pengalaman berharga.

Sebelumnya diberitakan jika Crypto.com telah memangkas lebih dari 25% pegawainya.

(kil/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT