Buntut FTX Bangkrut, Bos Kripto Sam Bankman-Fried Ditangkap!

ADVERTISEMENT

Buntut FTX Bangkrut, Bos Kripto Sam Bankman-Fried Ditangkap!

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 13 Des 2022 12:18 WIB
Kehidupan Sam Bankman Fried
Sam Bankman-Fried (Foto: Twitter)
Jakarta -

Pendiri platform perdagangan kripto FTX, Sam Bankman-Fried ditangkap oleh otoritas Bahama, negara di Kepulauan Karibia, Amerika Serikat (AS). Penangkapan dilakukan setelah Bankman-Fried mangkir dari persidangan sebelumnya.

Seharusnya Bankman-Fried memberikan kesaksian secara virtual di depan Komite Jasa Keuangan DPR, tetapi pengacaranya mengatakan kliennya itu tidak akan hadir.

Perdana Menteri Bahama Philip Davis mengatakan, menjadi suatu tugas penting bagi pemerintahannya dan AS untuk sama sama menindak tegas Sam Bankman-Fried. Karena menurutnya, kasus dari FTX sudah merugikan banyak orang.

"Bahama dan Amerika Serikat memiliki kepentingan bersama untuk meminta pertanggungjawaban semua individu yang terkait dengan FTX yang mungkin telah mengkhianati kepercayaan publik dan melanggar hukum," jelasnya, dikutip dari CNBC, Selasa (13/12/2022).

"Sementara Amerika Serikat sedang mengejar tuntutan pidana terhadap SBF secara individual, Bahama akan melanjutkan penyelidikan peraturan dan kriminalnya sendiri atas jatuhnya FTX, dengan kerja sama yang berkelanjutan dari penegakan hukum dan mitra peraturannya di Amerika Serikat dan di tempat lain," lanjut pernyataannya.

Penangkapan Bankman-Fried oleh penegak hukum Bahama, serta ekstradisi yang diharapkannya, menunjukkan bahwa kerja sama yang erat antara Bahama dan AS akan terus berkembang selama proses kasus berjalan.

Sebagai informasi, masalah bermula dari November lalu. Saat itu dilaporkan bahwa uang nasabah bursa kripto FTX menguap hingga US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 15,5 triliun (asumsi kurs Rp 15.500).

Dikutip dari Reuters, Sabtu (12/11), seorang sumber menyebutkan FTX saat ini berada di ambang masalah dan menuju kehancuran. Pendiri FTX Sam Bankman-Fried diam-diam disebut mentransfer US$ 10 miliar uang nasabah FTX ke perusahaan trading Bankman-Fried Alameda Research.

Perusahaan yang berbasis di Bahama ini memang mengajukan kebangkrutan pada Jumat. Hal ini disebabkan banyak pelanggan yang ingin melakukan penarikan dana pada awal pekan.

Lihat juga video 'Bos Kripto Dilaporkan, Pengacara Minta Penyidik Panggil Saksi':

[Gambas:Video 20detik]



(ada/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT