Berebut 'Kue' Penerbangan Murah

Foto Bisnis

Berebut 'Kue' Penerbangan Murah

Ari Saputra - detikFinance
Selasa, 28 Mei 2013 21:01 WIB

- Kompetisi maskapai penerbangan domestik dengan tarif murah semakin ketat. Sebab, pertumbuhan penumpang sangat menjanjikan dalam kisaran 15 hingga 18 persen pertahun. Dari total penumpang, lebih dari separuh di antaranya mencari penerbangan low cost carrier. Hal itu disampaikan oleh CEO Citilink Arif Wibowo di Bali, Selasa (28/5/2013).

CEO Citilink Arif Wibowo memaparkan pasar penerbangan murah yang masih terbuka luas. Maskapai penerbangan murah Citilink yang baru beroperasi secara resmi sejak 8 bulan lalu menyatakan siap menantang para pemain mapan di kelas ini seperti Lion Air dan AirAsia untuk rute domestik.
Deretan pesawat terparkir di Bandara Ngurah Rai, Bali. Menurut data Kemenhub, penumpang domestik mencapai 63,62 persen pada 2012. Angka tersebut diprediksi melonjak hingga 10 persen pada tahun 2013, meski analis menyatakan lebih optimis yakni tumbuh hingga 15 persen.
Dalam grafik statistik, pertumbuhan penumpang sangat menjanjikan. Hal tersebut ditopang oleh pertumbuhan kelas menengah yang menggembirakan hingga 70 persen.
Senior Adviser Citilink Peter Gontha sangat optimis mampu merebut kue persaingan penerbangan murah. Strateginya, kata Peter Gontha yakni dengan memperkuat branding dan marketing. "Kalau pembantu saya atau tukang bakso sudah tahu apa itu Citilink, itu sudah sukses," kata Peter di Bali, Selasa (28/5).
CEO Citilink (3 dari kanan) bersama para stakeholder dunia penerbangan berfoto bersama. Citilink menyatakan akan terus melakukan penetrasi pasar, salah satunya manambah jumlah pesawat baru jenis Airbus A320, 10 unit pertahun.
Berebut Kue Penerbangan Murah
Berebut Kue Penerbangan Murah
Berebut Kue Penerbangan Murah
Berebut Kue Penerbangan Murah
Berebut Kue Penerbangan Murah
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads