Foto Bisnis

Demo Besar-besaran di Hong Kong, Pusat Bisnis Tutup

Reuters - detikFinance
Kamis, 13 Jun 2019 18:22 WIB

Hong Kong - Warga Hong Kong ramai-ramai turun ke jalan untuk melakukan aksi protes terhadap RUU ekstradisi. Aksi itu membuat sejumlah pertokoan dan kantor-kantor tutup.

Warga Hong Kong ramai-ramai demo memprotes RUU ekstradisi pada Rabu (12/6). Pertokoan dan kantor-kantor tutup. Tyrone Siu/Reuters.

Bahkan, untuk mendukung aksi ini, pemilik toko di Hong Kong juga rela menutup tokonya. Michelle Hennessy/Reuters.

Dari puluhan ribu demonstran, hampir 100 pemilik toko ikut turun ke jalanan. Mereka berpakaian hitam, dan mengepung badan legislatif Hong Kong. Tyrone Siu/Reuters.

Selain itu, di media sosial lebih dari 100 toko mengumumkan pemogokan. Adapun, bisnis yang dimaksud adalah toko ritel Gethemall, start up transportasu Call4Van, kedai kopi, toko buku, toko elektronik dan pakaian, restoran dan toko bunga. Athit Perawongmetha/Reuters.

Kantor pusat Bank Negara Indonesia (BNI) cabang Hong Kong siapkan kantor cadangan apabila ada kondisi darurat karena ricuhnya pendemo di pusat kota. Tyrone Siu/Reuters.

Sejauh ini kantor pusat dan gerai pengiriman uang ke luar negeri BNI Cabang Hong Kong tetap buka seperti biasa. Namun, pihaknya tetap berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Athit Perawongmetha/Reuters.

Demo Besar-besaran di Hong Kong, Pusat Bisnis Tutup
Demo Besar-besaran di Hong Kong, Pusat Bisnis Tutup
Demo Besar-besaran di Hong Kong, Pusat Bisnis Tutup
Demo Besar-besaran di Hong Kong, Pusat Bisnis Tutup
Demo Besar-besaran di Hong Kong, Pusat Bisnis Tutup
Demo Besar-besaran di Hong Kong, Pusat Bisnis Tutup