Foto Bisnis

Harga Karet Turun Imbas Mewabahnya Virus Corona

Antara Foto - detikFinance
Jumat, 31 Jan 2020 15:03 WIB

Palembang - Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor dan komoditi. Salah satunya yang terimbas adalah harga karet yang terus menurun akibat wabah Virus Corona.

Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.

Seorang petani sedang memanen getah karet di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (31/1/2020). Antara Foto/Nova Wahyudi.

Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.

Merebaknya wabah virus corona jenis baru ke berbagai negara di dunia berdampak ke sejumlah sektor, salah satunya karet. Dilansir dari CNN Indonesia, harga karet Sumatera Selatan anjlok 12,8 persen dalam waktu sepekan sebagai dampak mewabahnya virus corona ke beberapa negara tujuan ekspor, khususnya China. Antara Foto/Nova Wahyudi.

Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.

Dampak wabah virus corona, harga karet di Sumatera Selatan mengalami penurunan dari Rp 17.151 per kilogram menjadi Rp 14.950 per kilogram untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen atau turun 12,8 persen sejak 20 Januari lalu. Antara Foto/Nova Wahyudi.

Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.

Terkait dengan menurunnya harga karet itu, Dinas perkebunan pun akan melakukan upaya untuk membantu petani agar bisa bertahan hidup dari harga karet yang tengah turun ini. Antara Foto/Nova Wahyudi.

Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.

Sejumlah upaya akan dilakukan Dinas Perkebunan mulai dari memberikan bantuan bibit unggul berproduktivitas tinggi, membantu alat pascapanen dan bangunan Unit Pengolahan Hasil (UPH) di lima daerah. Dinas Perkebunan pun akan menganjurkan petani untuk menanam tanaman sela sebagai tambahan pendapatan selama harga karet mengalami penurunan. Antara Foto//Syifa Yulinnas.

Harga Karet Turun Imbas Mewabahnya Virus Corona
Harga Karet Turun Imbas Mewabahnya Virus Corona
Harga Karet Turun Imbas Mewabahnya Virus Corona
Harga Karet Turun Imbas Mewabahnya Virus Corona
Harga Karet Turun Imbas Mewabahnya Virus Corona