Foto Bisnis

Mengintip Pembangunan Jalan Pintas di Bali

Istimewa/Kementerian PUPR - detikFinance
Sabtu, 03 Okt 2020 21:15 WIB

Bali - Kementerian PUPR membangun Jalan Pintas ruas Mengwitani-Singaraja di Bali. Jalan pintas itu membuat jarak tempuh menjadi lebih pendek dari semula.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan Jalan Pintas (Shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,12 km. Pembangunan jalan pintas yang menghubungkan wilayah Bali bagian Selatan dan Utara tersebut akan mengurangi kelokan dan kemiringan yang ada, sehingga menjadi lebih landai dan pendek jarak tempuhnya dari semula sepanjang 13,46 Km.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan Jalan Pintas (Shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,12 km. 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan Jalan Pintas (Shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,12 km. Pembangunan jalan pintas yang menghubungkan wilayah Bali bagian Selatan dan Utara tersebut akan mengurangi kelokan dan kemiringan yang ada, sehingga menjadi lebih landai dan pendek jarak tempuhnya dari semula sepanjang 13,46 Km.

Pembangunan jalan pintas yang menghubungkan wilayah Bali bagian Selatan dan Utara tersebut akan mengurangi kelokan dan kemiringan yang ada, sehingga menjadi lebih landai dan pendek jarak tempuhnya dari semula sepanjang 13,46 km.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan Jalan Pintas (Shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,12 km. Pembangunan jalan pintas yang menghubungkan wilayah Bali bagian Selatan dan Utara tersebut akan mengurangi kelokan dan kemiringan yang ada, sehingga menjadi lebih landai dan pendek jarak tempuhnya dari semula sepanjang 13,46 Km.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengembangan jalan yang menghubungkan dari Mengwi ke Singaraja tersebut sangat dibutuhkan karena saat ini kondisinya sempit dan berkelok-kelok.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan Jalan Pintas (Shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,12 km. Pembangunan jalan pintas yang menghubungkan wilayah Bali bagian Selatan dan Utara tersebut akan mengurangi kelokan dan kemiringan yang ada, sehingga menjadi lebih landai dan pendek jarak tempuhnya dari semula sepanjang 13,46 Km.

Pembangunan shortcut pada ruas Mengwitani-Singaraja ini sangat penting untuk menciptakan pemerataan pembangunan antara Bali Utara dan Selatan, khususnya di sektor pariwisata pada tatanan normal baru (new normal). Akibat Pandemi COVID-19, Bali sebagai destinasi wisata utama di Indonesia mengalami penurunan jumlah wisatawan dalam 6 beberapa bulan terakhir.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan Jalan Pintas (Shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,12 km. Pembangunan jalan pintas yang menghubungkan wilayah Bali bagian Selatan dan Utara tersebut akan mengurangi kelokan dan kemiringan yang ada, sehingga menjadi lebih landai dan pendek jarak tempuhnya dari semula sepanjang 13,46 Km.

Jalan pintas tersebut dibangun pada 10 titik (lokasi) dengan biaya APBN sebesar Rp 968,26 miliar.

Mengintip Pembangunan Jalan Pintas di Bali
Mengintip Pembangunan Jalan Pintas di Bali
Mengintip Pembangunan Jalan Pintas di Bali
Mengintip Pembangunan Jalan Pintas di Bali
Mengintip Pembangunan Jalan Pintas di Bali