Foto Bisnis

Terima BPUM, Pedagang Kecil Ini Bangkit dari Keterpurukan

Rachman Haryanto - detikFinance
Selasa, 29 Des 2020 08:50 WIB

Lanjak - Program Banpres Produktif untuk usaha Mikro jadi strategi pemerintah untuk bantu para pengusaha kecil agar bisa bertahan dan bangkit di tengah pandemi COVID-19.

Program Banpres Produktif untuk usaha Mikro menjadi strategi pemerintah dalam membantu para pengusaha kecil agar bisa bertahan dan bangkit di tengah pandemi COVID-19.
Salah satu penerimanya adalah keluarga Bapak Sukarmanto yang memilik warung kecil di pinggir jalan Lintas Kalimantan Poros Utara di Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Program Banpres Produktif untuk usaha Mikro menjadi strategi pemerintah dalam membantu para pengusaha kecil agar bisa bertahan dan bangkit di tengah pandemi COVID-19.
Keluarga Sukarmanto ini awalnya memiliki usaha Losmen dan warung kecil-kecilan untuk makan dan minum seperti warung indomie. Namun, usaha itu bangkrut.
Program Banpres Produktif untuk usaha Mikro menjadi strategi pemerintah dalam membantu para pengusaha kecil agar bisa bertahan dan bangkit di tengah pandemi COVID-19.
Pemilik Losmen Reza ini mengaku awalnya pendapatannya menurun drastis sejak akhir tahun lalu dan di tengah pandemi COVID-19. Lantaran ajang Festival Danau Sentarum yang biasanya mendatangkan banyak pundi-pundi uang, harus di stop akibat Corona.

Program Banpres Produktif untuk usaha Mikro menjadi strategi pemerintah dalam membantu para pengusaha kecil agar bisa bertahan dan bangkit di tengah pandemi COVID-19.
Losmen pun terpaksa harus tutup. Pak Sukarmanto akhirnya mendaftarkan diri menjadi penerima BPUM (Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro) yang dijalankan oleh Pemerintah sebesar Rp 2,4 juta. Setelah dana cair lewat Bank BRI miliknya, ia pun langsung bergegas tancap gas memulai kembali usahanya untuk bangkit dari keterpurukan.
Program Banpres Produktif untuk usaha Mikro menjadi strategi pemerintah dalam membantu para pengusaha kecil agar bisa bertahan dan bangkit di tengah pandemi COVID-19.
BLT UMKM yang diberikan tahun ini sebesar Rp 2,4 juta untuk masing-masing penerima, ditujukan sebagai tambahan modal kerja bagi para pelaku UMKM yang terdampak pandemi COVID-19.
Program Banpres Produktif untuk usaha Mikro menjadi strategi pemerintah dalam membantu para pengusaha kecil agar bisa bertahan dan bangkit di tengah pandemi COVID-19.
Kini, Pak Sukarmanto pun menyisatinya dengan kembali bekerja di tambak menangkar ikan Toman untuk dijadikan bahan baku kerupuk Basah. Sementara sang Istri membantu berjualan toko kecil-kecilan dirumahnya menjual makanan, indomie, minuman-minuman ringan untuk para pelintas jalan di poros Kalimantan.
Program Banpres Produktif untuk usaha Mikro menjadi strategi pemerintah dalam membantu para pengusaha kecil agar bisa bertahan dan bangkit di tengah pandemi COVID-19.
Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) melalui program BLT UMKM ini akhirnya diperpanjang oleh Kementerian Koperasi dan UKM hingga tahun 2021. Sedikitnya sudah 12 juta pelaku UMKM yang menerima BPUM di tengah pandemi yang disalurkan melalui Bank BRI. BLT UMKM ini diberikan pemerintah sebagai salah satu upaya meringankan dampak ekonomi akibat wabah virus corona bagi para pelaku usaha kecil.
Terima BPUM, Pedagang Kecil Ini Bangkit dari Keterpurukan
Terima BPUM, Pedagang Kecil Ini Bangkit dari Keterpurukan
Terima BPUM, Pedagang Kecil Ini Bangkit dari Keterpurukan
Terima BPUM, Pedagang Kecil Ini Bangkit dari Keterpurukan
Terima BPUM, Pedagang Kecil Ini Bangkit dari Keterpurukan
Terima BPUM, Pedagang Kecil Ini Bangkit dari Keterpurukan
Terima BPUM, Pedagang Kecil Ini Bangkit dari Keterpurukan