Foto Bisnis

Usai Mogok Produksi, Tempe di Pasar Kramat Jati Laris Manis

Rifkianto Nugroho - detikFinance
Selasa, 05 Jan 2021 08:17 WIB

Jakarta - Penjual tempe di Pasar Kramat Jati mulai kembali berjualan usai perajin mogok kerja 3 hari. Laris manis, belum sampai matahari terbit, tempe ludes terjual habis

Penjual tempe di Pasar Kramat Jati mulai kembali berjualan usai perajin mogok kerja selama 3 hari. Laris manis, belum sampai matahari terbit pun, dagangan ludes terjual habis.

Para penjual tempe melayani pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Selasa (5/1/2021), usai para perajin menjalani mogok kerja untuk menolak kenaikan harga kedelai. Kini tempe dan tahu pun hadir kembali di pasaran.

Penjual tempe di Pasar Kramat Jati mulai kembali berjualan usai perajin mogok kerja selama 3 hari. Laris manis, belum sampai matahari terbit pun, dagangan ludes terjual habis.

Mogoknya para perajin tahu dan tempe itu membuat makanan khas asli Indonesia itu pun hilang dari pasaran.

Penjual tempe di Pasar Kramat Jati mulai kembali berjualan usai perajin mogok kerja selama 3 hari. Laris manis, belum sampai matahari terbit pun, dagangan ludes terjual habis.

Mogok kerja para perajin itu dilakukan untuk menstabilkan harga kedelai yang terus melonjak tinggi.

Penjual tempe di Pasar Kramat Jati mulai kembali berjualan usai perajin mogok kerja selama 3 hari. Laris manis, belum sampai matahari terbit pun, dagangan ludes terjual habis.

Salah satu penjual tempe yang berjualan di Pasar Kramat Jati, Muhidin pun mengaku ikut mogok kerja, ia mengaku kecewa dengan harga kedelai yang dinilai tidak masuk akal.

Penjual tempe di Pasar Kramat Jati mulai kembali berjualan usai perajin mogok kerja selama 3 hari. Laris manis, belum sampai matahari terbit pun, dagangan ludes terjual habis.

Para pelanggan pun akhirnya kesulitan mencari tahu dan tempe di pasaran lantaran perajin "ogah" produksi.

Penjual tempe di Pasar Kramat Jati mulai kembali berjualan usai perajin mogok kerja selama 3 hari. Laris manis, belum sampai matahari terbit pun, dagangan ludes terjual habis.

Kini tahu dan tempe mulai hadir kembali, meski harga mengalami kenaikan seperti yang sebelumnya 4000 rupiah kini menjadi 5000 rupiah per potong.

Penjual tempe di Pasar Kramat Jati mulai kembali berjualan usai perajin mogok kerja selama 3 hari. Laris manis, belum sampai matahari terbit pun, dagangan ludes terjual habis.

Meski begitu para pembeli tidak keberatan, sebab pembeli di pasar ini pun akan menjualnya kembali di pasar-pasar kecil.

Penjual tempe di Pasar Kramat Jati mulai kembali berjualan usai perajin mogok kerja selama 3 hari. Laris manis, belum sampai matahari terbit pun, dagangan ludes terjual habis.

Terbukti, tempe dagangan Muhidin pun nyaris ludes sebelum matahari terbit. Padahal waktu masih menunjukkan pukul 03.00 WIB.

Usai Mogok Produksi, Tempe di Pasar Kramat Jati Laris Manis
Usai Mogok Produksi, Tempe di Pasar Kramat Jati Laris Manis
Usai Mogok Produksi, Tempe di Pasar Kramat Jati Laris Manis
Usai Mogok Produksi, Tempe di Pasar Kramat Jati Laris Manis
Usai Mogok Produksi, Tempe di Pasar Kramat Jati Laris Manis
Usai Mogok Produksi, Tempe di Pasar Kramat Jati Laris Manis
Usai Mogok Produksi, Tempe di Pasar Kramat Jati Laris Manis
Usai Mogok Produksi, Tempe di Pasar Kramat Jati Laris Manis