Jakarta - Dengan mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 2, PLN telah berupaya meningkatkan penggunaan energi yang efisien dan ramah lingkungan.
Foto Bisnis
Melihat PLTGU Jawa 2 yang Efisien dan Ramah Lingkungan
Seorang Petugas PLN berkeliling saat melakukan pemeliharaan rutin di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tanjung Priok Jawa 2, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (3/2).Β
Guna memenuhi kebutuhan energi listrik nasional, PLN selalu berupaya meningkatkan penggunaan energi yang efisien dan ramah lingkungan.Β Β
Hal ini kembali tercermin melalui salah satu anak usaha PLN, PT Indonesia Power dalam mengoperasikan dan mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 2.Β Β
PLTGU ini berlokasi di area Indonesia Power Priok Power Generation and O&M Services Unit (POMU), Jakarta Utara dengan luas area sebesar Β± 3,8 Hektare.Β Β
PLTGU Jawa 2 memproduksi daya sebesar 800 Megawatt (MW) yang berasal dari Gas Turbine 2x300 MW dan Steam Turbine 1x200 MW.Β Β
General Manager Indonesia Power Priok Power Generation and O&M Services Unit (POMU), Suparlan menjelaskan, sebagai pembangkit berbahan bakar gas, PLTGU Jawa 2 merupakan pembangkit dengan tipe load follower ataupun peaker yang lebih berfungsi menjaga keandalan listrik karena dapat membangkitkan listrik dalam waktu yang cepat.Β Β
Suparlan menuturkan jika terjadi peningkatan kebutuhan secara tiba-tiba, ataupun ada gangguan pada satu pembangkit di sistem Jawa Bali, pembangkit ini yang akan segera memenuhi kebutuhan listrik pada sistem. Β
Menurutnya, PLTGU Jawa 2 juga didesain lebih efisien dan ramah lingkungan.Β Β
Hal ini didukung dengan sistem pembakaran Dry Low Nitrogen Oksida (NOx) Type Combuster di PLTGU sehingga menghasilkan emisi gas buang pembangkit NOx ramah lingkungan.Β Β
Daya yang dihasilkan oleh PLTGU Jawa 2 disalurkan melalui Gas Insulated Substation Tegangan Ekstra Tinggi (GISTET) 500 kV Priok, selanjutnya dari IBT 500 kV/150 kV akan disalurkan ke sistem jaringan 150 kV ke arah GIS 150 kV Priok Timur Baru dan GIS 150 kV Priok Barat.Β Β











































