Foto Bisnis

Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi

Agung Pambudhy - detikFinance
Jumat, 26 Feb 2021 10:03 WIB

Bandung - Di tengah modernisasi, ternyata perajin bilik bambu masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.

Di tengah modernisasi, ternyata masih ada perajin bilik bambu yang masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Perajin membuat bilik bambu di Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Di tengah modernisasi, ternyata masih ada perajin bilik bambu yang masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Di tengah modernisasi, ternyata masih ada pengrajin bilik bambu yang masih bertahan. Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat memilih tetap memproduksi bilik bambu tradisional.
Di tengah modernisasi, ternyata masih ada perajin bilik bambu yang masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Herman memberdayakan masyarakat di sekitar rumahnya untuk mengerjakan anyaman bambu.
Di tengah modernisasi, ternyata masih ada perajin bilik bambu yang masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Herman dan para pekerjanya mampu memproduksi ribuan lembar bambu setiap bulannya.
Di tengah modernisasi, ternyata masih ada perajin bilik bambu yang masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Herman mengungkapkan bilik bambu tidak benar-benar tergusur oleh material modern. Pria berusia 60 tahun ini menuturkan bilik bambu buatannya biasa dipesan untuk pembuatan vila, restoran bernuansa tradisional, hingga pesantren.
Di tengah modernisasi, ternyata masih ada perajin bilik bambu yang masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Ia mengungkapkan bilik bambu masih diminati karena memberikan keunikan tersendiri pada bangunan yang menggunakannya. Bangunan dari bilik bambu terlihat teduh dan alami. Selain itu, motif-motif pada bilik bambu membuat tampilan bangunan semakin cantik.
Di tengah modernisasi, ternyata masih ada perajin bilik bambu yang masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Ia menyebut bilik bambu terbilang kokoh dan umur pakainya panjang. Herman memperkirakan bilik bambu masih bagus untuk digunakan sebagai tembok rumah lebih dari 20 tahun.
Di tengah modernisasi, ternyata masih ada perajin bilik bambu yang masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Bilik bambu buatan Herman biasa dikirim ke material-material di daerah Karawang, Bekasi, Tangerang. Dalam sebulan Herman bisa memproduksi 600 lembar bilik bambu. 
Di tengah modernisasi, ternyata masih ada perajin bilik bambu yang masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Ada dua jenis bilik bambu yang diproduksi, yakni bilik polos umumnya digunakan sebagai pelapis karena lebih tipis, lalu ada bilik motif untuk dijadikan struktur tembok bangunan.
Di tengah modernisasi, ternyata masih ada perajin bilik bambu yang masih bertahan. Salah satunya Herman Kosasih, warga Desa Sukawening, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat.
Herman merupakan nasabah KUR BRI. Ia mengajukan pinjaman Rp 100 juta untuk kebutuhan pengembangan usaha, antara lain membeli bahan baku, membayar biaya produksi, dan sebagainya.
Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi
Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi
Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi
Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi
Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi
Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi
Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi
Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi
Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi
Perajin Bilik Bambu Bertahan di Tengah Modernisasi