Picture Story

Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul

Rifkianto Nugroho - detikFinance
Senin, 01 Mar 2021 14:16 WIB

Bantul - Sudah 35 tahun Murjiyati (50) menjual jamu di Kampung Jamu Kiringan, Bantul. Mur sangat bangga meneruskan tradisi jamu agar dapat terus dinikmati warga.

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Murjiyati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).   

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Bahan-bahan jamu tersebut ia dapat dari pasar hingga tanaman yang ia tanam di pekarangan rumahnya. Semua jamu yang ia jual dipersiapkan secara tradisional.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Mur panggilan akrabnya telah menjual jamu sejak 35 tahun lalu, ilmu meracik jamu didapat dari nenek dan ibunya yang juga seorang penjual jamu.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Sejak kecil Mur sering mencicipi jamu, ia juga sempat dicekok agar doyan makan dan mengkonsumsi jamu saat sakit.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Gempa Jogja tahun 2006 membuat rumah Mur porak poranda, ia dan keluarganya harus mengungsi dan memulai kembali bisnis jamunya dari nol.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Murjiyati kemudian mendapatkan modal usaha KUR dari BRI sebanyak Rp 5 juta rupiah, uang tersebut ia maksimalkan untuk menjual jamu dan akhirnya dapat menyekolahkan anaknya hingga tingkat universitas.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Setiap pagi Mur berjualan jamu dengan menggunakan motornya, menjual jamu bertahun-tahun membuatnya memiliki pelanggan tetap.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Pelanggannya pun beragam, mulai dari anak-anak hingga orang tua.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Jamu-jamu yang dibawanya beragam, mulai dari beras kencur, kunir asem, temulawak, dan lain sebagainya.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Proses pembuatan jamu dengan cara tradisional masih dapat diterima warga, biasanya penjual jamu memeras jamunya di depan pembeli.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Penikmat jamu biasanya mencari berbagai khasiat mulai dari pelancar PMS, penyegar badan hingga peningkat nafsu makan.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Banyaknya langganan jamu membuat Mur sedikitnya membawa pulang uang hingga 650 ribu rupiah dalam sehari berjualan.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Uang hasil berjualannya ia tabung untuk kebutuhan sehari-hari dan juga biaya sekolah sang anak. Kini anak Murjiyati telah lulus dengan predikat cumlaude.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Jerih payahnya berjualan jamu telah ia raih dengan prestasi sang anak yang kini menjadi perawat di salah satu rumah sakit di Jogja.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Perjuangan tersebut membuat ia dikenal oleh warga desa lainnya hingga Mur terpilih menjadi ketua koperasi wanita Seruni Putih di desanya.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Menjadi seorang penjual jamu tak membuatnya malu, ia justru bangga meneruskan tradisi jamu agar dapat terus dinikmati warga dan menolong warga melalui khasiat jamu yang ia buat.  

Murjiwati (50) menyiapkan bahan-bahan jamu untuk dijualnya di Desa Kiringan, Bantul, Kamis (18/2/2021).

Ikuti terus jelajah UMKM bersama BRI hanya di detik.com/tag/jelajahumkmbri  

Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul
Potret Wanita Tangguh Penjual Jamu di Bantul