Foto Bisnis

RI Sukses Terbangkan Pesawat Berbahan Bakar Campuran Minyak Sawit

Dok.PT DI - detikFinance
Kamis, 07 Okt 2021 11:13 WIB

Jakarta - Uji terbang pemanfaatan campuran bahan bakar bioavtur 2,4% atau J2.4 berjalan dengan sukses. Uji terbang dilakukan dengan menggunakan pesawat CN235-200 FTB.

Pesawat CN235 untuk Senegal

Pemanfaatan campuran bioavtur 2,4% atau J2.4 telah sukses melewati uji terbang dengan menggunakan pesawat CN235-200 FTB. Istimewa/Twitter PTDI.

Pesawat CN235-220 besutan PT Dirgantara Indonesia (Persero)

Bagi pemerintah, keberhasilan uji terbang menggunakan bahan bakar tersebut ialah sejarah baru. Istimewa/PTDI.

Pesawat CN235-220 besutan PT Dirgantara Indonesia (Persero)

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, salah satu upaya mendorong percepatan implementasi energi baru terbarukan ialah dengan melakukan subtitusi energi primer pada teknologi ada. Pada transportasi darat, kata dia, sudah cukup berhasil dengan program mandatori B30. Istimewa/PTDI.

Pesawat CN235-220 besutan PT Dirgantara Indonesia (Persero)

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2015 yang mengatur kewajiban pencampuran bahan bakar nabati dalam bahan bakar avtur dengan persentase 3% pada tahun 2020 dan meningkat menjadi 5% pada tahun 2025. Istimewa/PTDI.

Pesawat CN235 untuk Senegal

Jika terus dikembangkan, bahan bakar nabati ini punya potensi pasar Rp 1,1 triliun per tahun. Istimewa/PTDI.

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) memproduksi pesawat CN235, salah satunya untuk keperluan militer. Pesawat ini telah dipesan pemerintah Senegal, Yuk lihat fotonya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah telah menyediakan sejumlah insentif yang siap untuk dimanfaatkan, termasuk insentif dari sisi perpajakan. Istimewa/PTDI.

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) memproduksi pesawat CN235, salah satunya untuk keperluan militer. Pesawat ini telah dipesan pemerintah Senegal, Yuk lihat fotonya.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, untuk memproduksi dan menjual J2.4 harus dilihat secara utuh. Sebab, ada bahan baku yang tidak dikontrol oleh Pertamina yakni crude palm oil (CPO). Maka itu, dia berharap adanya sebuah kebijakan yang mendukung keberlangsungan dari program ini. Istimewa/PTDI.

Presiden Jokowi memosting foto pesawat CN235 di akun Facebook miliknya. Jokowi membanggakan pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) lantaran laris dibeli sejumlah negara.

Dari sisi Pertamina, Dirut Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pihaknya berkomitmen menyiapkan kilang-kilang untuk memproduksi bioavtur ini. Ada dua kilang yang disiapkan yakni Kilang Dumai dan Cilacap. Istimewa/PTDI.

RI Sukses Terbangkan Pesawat Berbahan Bakar Campuran Minyak Sawit
RI Sukses Terbangkan Pesawat Berbahan Bakar Campuran Minyak Sawit
RI Sukses Terbangkan Pesawat Berbahan Bakar Campuran Minyak Sawit
RI Sukses Terbangkan Pesawat Berbahan Bakar Campuran Minyak Sawit
RI Sukses Terbangkan Pesawat Berbahan Bakar Campuran Minyak Sawit
RI Sukses Terbangkan Pesawat Berbahan Bakar Campuran Minyak Sawit
RI Sukses Terbangkan Pesawat Berbahan Bakar Campuran Minyak Sawit
RI Sukses Terbangkan Pesawat Berbahan Bakar Campuran Minyak Sawit