ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Laboratorium Bambu Bantu Warga di Polman Tetap Cuan Saat Pandemi

Abdy Febriady - detikFinance
Minggu, 07 Nov 2021 13:35 WIB

Polewali Mandar - Laboratorium bambu bantu dongkrak perekonomian warga di Polewali Mandar saat pandemi. Beragam produk tercipta di laboratorium ini mulai dari gelas hingga cermin

Laboratorium bambu bantu dongkrak perekonomian warga di Polewali Mandar saat pandemi. Beragam produk tercipta di laboratorium ini mulai dari gelas hingga cermin.
Laboratorium bambu yang didirikan oleh Siti Hadijah (38) di Kabupaten Polewali Mandar membantu mendongkrak perekonomian warga, khususnya di masa pandemi COVID-19.
Laboratorium bambu bantu dongkrak perekonomian warga di Polewali Mandar saat pandemi. Beragam produk tercipta di laboratorium ini mulai dari gelas hingga cermin.
Laboratorium berukuran sekira empat kali lima meter ini, berada di tengah kawasan hutan bambu, Desa Alu, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar.
Laboratorium bambu bantu dongkrak perekonomian warga di Polewali Mandar saat pandemi. Beragam produk tercipta di laboratorium ini mulai dari gelas hingga cermin.
Di laboratorium ini, para pengrajin khususnya pemuda setempat, menghabiskan waktu untuk membuat aneka produk kerajinan berbahan bambu.
Laboratorium bambu bantu dongkrak perekonomian warga di Polewali Mandar saat pandemi. Beragam produk tercipta di laboratorium ini mulai dari gelas hingga cermin.
Ada beberapa produk kerajinan tercipta di laboratorium ini. Mulai dari gelas, bingkai, toples, sisir, hingga cermin dengan bentuk unik dan kekinian. Harganya juga bervariasi, mulai 40 ribu sampai 120 ribu rupiah per unit. Tergantung jenis dan ukuran. Walau tampak sederhana, proses pembuatan produk ini, dilakukan dengan sangat teliti, menggunakan bambu pilihan. Diketahui, laboratorium bambu ini, merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR).
Laboratorium bambu bantu dongkrak perekonomian warga di Polewali Mandar saat pandemi. Beragam produk tercipta di laboratorium ini mulai dari gelas hingga cermin.
Kendati program ini telah ada sejak tahun 2019, namun proses produksi kerajinan di laboratorium bambu, baru aktif dilakukan pada tahun 2020. Diakui Hadijah, laboratorium bambu yang digagasnya, tidak hanya digerakkan para pengrajin setempat, tetapi juga pemuda dan mahasiswa terdampak pandemi.
Laboratorium bambu bantu dongkrak perekonomian warga di Polewali Mandar saat pandemi. Beragam produk tercipta di laboratorium ini mulai dari gelas hingga cermin.
Selanjutnya kata Hadijah, pada tahun 2021 ini, PPDM terfokus pada pemasaran aneka produk yang dihasilkan para pengrajin. Proses pemasarannya dilakukan melibatkan sejumlah online shop. Hadijah menyebut, keberadaan laboratorium bambu yang menghasilkan aneka produk kerajinan ini, terbukti memberi nilai tambah pada perekonomian warga setempat.
Laboratorium Bambu Bantu Warga di Polman Tetap Cuan Saat Pandemi
Laboratorium Bambu Bantu Warga di Polman Tetap Cuan Saat Pandemi
Laboratorium Bambu Bantu Warga di Polman Tetap Cuan Saat Pandemi
Laboratorium Bambu Bantu Warga di Polman Tetap Cuan Saat Pandemi
Laboratorium Bambu Bantu Warga di Polman Tetap Cuan Saat Pandemi
Laboratorium Bambu Bantu Warga di Polman Tetap Cuan Saat Pandemi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT