ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing

Grandyos Zafna - detikFinance
Senin, 29 Nov 2021 19:37 WIB

Timika - Pekerja PT Freeport Indonesia mengecek tanaman buah dan sayur di MP-21, Timika, Papua. Tanaman itu menggunakan media tanam pembuangan pasir galian atau tailing.

Sejumlah pekerja PT Freeport Indonesia tengah melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman buah dan sayuran di MP-21, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

Sejumlah pekerja PT Freeport Indonesia tengah melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman buah dan sayuran di MP-21, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

Tambang selalu identik dengan kerusakan dan pencemaran lingkungan. Namun belakangan, industri pertambangan kian sadar pentingnya green mining atau tambang yang tetap menjaga keberlanjutan ekosistem. Sehingga sedapat mungkin, limbah-limbah hasil tersebut kini mulai didaur ulang menjadi material yang bermanfaat.

Sejumlah pekerja PT Freeport Indonesia tengah melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman buah dan sayuran di MP-21, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi salah satu perusahaan tambang yang memanfaatkan pembuangan sisa pasir tambang atau tailing menjadi media tanam berbagai tanaman hidroponik.

Sejumlah pekerja PT Freeport Indonesia tengah melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman buah dan sayuran di MP-21, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

Banyak yang awalnya mempertanyakan apa bisa tanaman hidup di atas tailing? Faktanya sudah berhektare-hektare tanaman di sini mampu tumbuh dan berbuah, seperti tomat, melon, terong, hingga nanas.

Sejumlah pekerja PT Freeport Indonesia tengah melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman buah dan sayuran di MP-21, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

Buah dari tanaman tersebut memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah. Tanaman tersebut pun tidak memerlukan treatment khusus hanya diberi tambahan pupuk kompos.

Sejumlah pekerja PT Freeport Indonesia tengah melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman buah dan sayuran di MP-21, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

Selain membuktikan, buah dan sayur dapat tumbuh, berbuah dan aman dikonsumsi, tailing juga nyatanya mampu menjadi media tempat hidup ikan bahkan sapi.

Sejumlah pekerja PT Freeport Indonesia tengah melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman buah dan sayuran di MP-21, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

Dengan lahan penuh tailing setebal 7 meter ini, Robeth mengatakan banyak juga tumbuhan liar yang hidup tanpa diberi pupuk khusus atau disiram.

Sejumlah pekerja PT Freeport Indonesia tengah melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman buah dan sayuran di MP-21, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

Selain fokus terhadap pengelolaan tailing sebagai media tanam dan hidup ikan dan sapi, kawasan seluas 100 ha ini juga mempunyai kandang untuk pemeliharaan satwa endemik yang dilindungi.

Sejumlah pekerja PT Freeport Indonesia tengah melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman buah dan sayuran di MP-21, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

Sementara itu, Freeport di MP-21 juga mempekerjakan 7 suku di area tambang, seperti suku Kamoro dan Amungme. Selain menjadi wujud tanggung jawab sosial, hal ini juga dimaksudkan untuk memupuk kemandirian warga asli Papua.

Sejumlah pekerja PT Freeport Indonesia tengah melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman buah dan sayuran di MP-21, Timika, Kabupaten Mimika, Papua. MP-21 adalah pusat penelitian yang didirikan Freeport untuk mengolah tailing dari sisi ekologi, apakah berdampak bagi kehidupan.

detikcom bersama MIND ID mengadakan program Jelajah Tambang berisi ekspedisi ke daerah pertambangan Indonesia. Detikcom menyambangi kota-kota industri tambang di Indonesia untuk memotret secara lengkap bagaimana kehidupan masyarakat dan daerah penghasil mineral serta bagaimana pengolahannya. Untuk mengetahui informasi lebih lengkap, ikuti terus beritanya di detik.com/jelajahtambang

Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing
Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing
Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing
Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing
Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing
Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing
Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing
Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing
Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing
Ternyata, Sayur dan Buah Mampu Tumbuh di Media Tanam Tailing

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT