80 Tahun Lalu, Pertama Kali Pesawat Komersial Layani Rute Keliling Dunia

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

80 Tahun Lalu, Pertama Kali Pesawat Komersial Layani Rute Keliling Dunia

Getty Images - detikFinance
Jumat, 07 Jan 2022 16:30 WIB

Jakarta - Tahun 1942 adalah momentum di mana pesawat komersial memulai rute keliling dunia. Adalah Pan American World Airways atau Pan Am yang mencetak sejarah itu.

4th April 1949:  The Pan American World AIrways Clipper 'America' class Boeing Stratocruiser 'Flying Cloud' lands at London Airport. At 110 feet long, with a wingspan of 141 feet, this 71 ton, four-engine American double-decker aircraft is the largest commercial landplane in the world. It is intended to fly between London and New York, carrying a total of 75 passengers.  (Photo by Hudson/Topical Press Agency/Getty Images)

Pan Am menjadi maskapai pertama kali yang melayani rute komersial keliling dunia pada 6 Januari 1948. Pan Am terbang dari San Fransisco ke Auckland, Selandia Baru. Lalu dari Selandia Baru balik ke New York City, Amerika Serikat.  Tampak pesawat Pan Am saat mendarat di London, (4/4/1949) (Photo by Hudson/Topical Press Agency/Getty Images)

1949:  The Pan-American World Airways clipper 'Flying Cloud', the first of a fleet which will fly between New York and London.  (Photo by Topical Press Agency/Getty Images)

Kemudian tahun 1950-an Pan Am menawarkan layanannya ke seantero dunia. Sebelumnya, pada 1938, Pan Am mencatat rute bersejarah, terbang melintasi Atlantik dengan layanan reguler. Tampak foto pesawat Pan Am di London, Inggris, (4/4/1949) usai melintasi Atlantik. (Getty Images/Topical Press Agency

Evacuees from Baghdad about to board a flight at Esenboga Airport, Ankara, Turkey, 25th July 1958. The passengers have left Iraq following the coup d'état, also known as the 14 July Revolution, which overthrew the Hashemite monarchy of Iraq. The aircraft is the Douglas DC-7C, 'Clipper Bald Eagle', of Pan American World Airways (Pan-Am). (Photo by Stroud/Daily Express/Hulton Archive/Getty Images)

Penumpang turun dari pesawat Pan AM di Bandara Ankara, Turki, (25/7/1958). Sebelumnya, tahun 1946, rute awal ke Jerman dan Eropa Barat dimulai dan American Overseas Airlines (AOA) yang merupakan divisi transatlantik dari American Airlines. (Getty Images/Stroud)

Evacuees from Baghdad arriving at Esenboga Airport, Ankara, Turkey, 25th July 1958. The passengers have left Iraq following the coup d'état, also known as the 14 July Revolution, which overthrew the Hashemite monarchy of Iraq. The aircraft is the Douglas DC-6B, 'Clipper Dawn', of Pan American World Airways (Pan-Am). (Photo by Stroud/Daily Express/Hulton Archive/Getty Images)

Penumpang turun dari pesawat Pan Am di Bandara Ankara, Turki, (25/7/1958).  Pada 25 September 1950, Pan Am telah membeli AOA dari Amerika dan mendapatkan layanan ke Amsterdam-Belanda, Kopenhagen-Denmark, Helsinki-Finlandia, dan Berlin-Frankfurt serta kota-kota lain di Jerman. (Getty Images/Stroud)

1st July 1947:  A motor-tricycle 'scooter' being used for quick communication between airport buildings and planes at London Airport (Heathrow). One of the planes on the tarmac is a Pan-Am Clipper Line Yankee.  (Photo by Harry Shepherd/Fox Photos/Getty Images)

Pesawat Pan Am terparkir di Bandara Heatrow, London, (1/7/1947).  Pan Am merupakan maskapai penerbangan internasional utama Amerika Serikat. Pan Am gulung tikar pada 1991 karena krisis keuangan. (Getty Images/Harry Shepherd)

Evacuees from Baghdad boarding a flight at Esenboga Airport, Ankara, Turkey, 25th July 1958. The passengers have left Iraq following the coup d'état, also known as the 14 July Revolution, which overthrew the Hashemite monarchy of Iraq. The aircraft is the Douglas DC-7C, 'Clipper Bald Eagle', of Pan American World Airways (Pan-Am). (Photo by Stroud/Daily Express/Hulton Archive/Getty Images)

Penumpang mengantri masuk ke pesawat di Bandara Ankara, Turki, (25/7/1958). Selain itu, Pan Am juga kian ketat bersaing dengan maskapai yang berekspansi ke pasar luar negeri dari rute domestik yang luas. Tahun 1980, Pan Am memperoleh National Airlines yang berbasis di Miami guna menciptakan sistem domestik dengan cepat. (Getty Images/Stroud)

8th September 1958:  Interior of a giant Boeing 707 jet airliner which can take up to 165 economy class passengers. Owned by Pan-Am she is carrying a service crew for noise test flights over Britain.  (Photo by Keystone/Getty Images)

Salah satu pesawat yang digunakan Pan AM, Boeing 707 dengan kapasitas 165 pernumpang, (8/91958). Melansir dari www.panam.org, pada masa keemasannya, rute penerbangan Pan American mencapai 52 negara. Pada saat itu, Pan Am mempunyai 8.750 karyawan, termasuk di dalamnya divisi baru Afrika dan Air Ferry dengan pesawat berjumlah 162, stasiun radio atau cuaca sebanyak 192, serta 300 bandara. (Getty Images/Keystone)

A Pan American Boeing 747, UK, 14th January 1970. (Photo by Evening Standard/Hulton Archive/Getty Images)

Tahun 1970-an terjadi kenaikan besar harga bahan bakar di seluruh dunia dan penurunan jumlah perjalanan. Lalu diikuti deregulasi dan persaingan besar. Pan Am berhenti terbang pada 1991 karena krisis keuangan. (Getty Images/Evening Standard)

80 Tahun Lalu, Pertama Kali Pesawat Komersial Layani Rute Keliling Dunia
80 Tahun Lalu, Pertama Kali Pesawat Komersial Layani Rute Keliling Dunia
80 Tahun Lalu, Pertama Kali Pesawat Komersial Layani Rute Keliling Dunia
80 Tahun Lalu, Pertama Kali Pesawat Komersial Layani Rute Keliling Dunia
80 Tahun Lalu, Pertama Kali Pesawat Komersial Layani Rute Keliling Dunia
80 Tahun Lalu, Pertama Kali Pesawat Komersial Layani Rute Keliling Dunia
80 Tahun Lalu, Pertama Kali Pesawat Komersial Layani Rute Keliling Dunia
80 Tahun Lalu, Pertama Kali Pesawat Komersial Layani Rute Keliling Dunia

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT