ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Warga Beijing Panic Buying, Rak di Supermarket Jadi Kosong Melompong

Reuters - detikFinance
Selasa, 26 Apr 2022 12:00 WIB

Beijing - Warga Beijing serbu supermarket karena khawatir lockdown ketat akan diterapkan di wilayah itu. Rak-rak di supermarket kosong melompong gegara warga panic buying

Warga Beijing serbu supermarket karena khawatir lockdown ketat akan diterapkan di wilayah itu. Rak-rak di supermarket kosong melompong gegara warga panic buying

Penampakan rak-rak di supermarket Beijing yang hampir kosong imbas diborong warga, Minggu (24/4/2022). (Reuters/Stella Qiu)

Warga Beijing serbu supermarket karena khawatir lockdown ketat akan diterapkan di wilayah itu. Rak-rak di supermarket kosong melompong gegara warga panic buying

Warga Beijing ramai-ramai menyerbu supermarket di tengah kekhawatiran penerapan lockdown ketat di wilayah tersebut. (Reuters/Carlos Rawlings)

Warga Beijing serbu supermarket karena khawatir lockdown ketat akan diterapkan di wilayah itu. Rak-rak di supermarket kosong melompong gegara warga panic buying

Warga berbelanja beragam kebutuhan sehari-hari dalam jumlah besar sehingga menyebabkan sejumlah rak di supermarket tampak kosong. (Reuters/Carlos Rawlings)

Warga Beijing serbu supermarket karena khawatir lockdown ketat akan diterapkan di wilayah itu. Rak-rak di supermarket kosong melompong gegara warga panic buying

Diketahui, warga Beijing panic buying usai muncul perintah tes COVID-19 massal di distrik terbesar Beijing. Kondisi itu membuat warga khawatir lockdown ketat akan diterapkan di wilayah tersebut seperti halnya di Shanghai. (Reuters/Carlos Rawlings)

Warga Beijing serbu supermarket karena khawatir lockdown ketat akan diterapkan di wilayah itu. Rak-rak di supermarket kosong melompong gegara warga panic buying

Antrean dan penumpukan warga mulai terlihat di beberapa hari terakhir. Selain di supermarket, ditemukan juga banyak barang terjual habis di aplikasi pengiriman bahan makanan. (Reuters/Tingshu Wang)

Warga Beijing serbu supermarket karena khawatir lockdown ketat akan diterapkan di wilayah itu. Rak-rak di supermarket kosong melompong gegara warga panic buying

Untuk diketahui, Beijing, ibu kota China dengan 21 juta penduduk, memulai pengetatan kegiatan sosial selama akhir pekan. Otoritas setempat menutup kegiatan-kegiatan di kompleks perumahan. Hal itu meningkatkan kekhawatiran pembatasan yang lebih ketat dapat segera diterapkan sejalan dengan kota-kota China lainnya. (Reuters/Tingshu Wang)

Warga Beijing serbu supermarket karena khawatir lockdown ketat akan diterapkan di wilayah itu. Rak-rak di supermarket kosong melompong gegara warga panic buying

Tekanan untuk menahan wabah COVID-19 di Beijing datang ketika kasus terus berkembang di Shanghai. Kebijakan lockdown di Shanghai telah memaksa banyak pabrik untuk menangguhkan produksi dan memperburuk penundaan pengiriman. (Reuters/Tingshu Wang)

Warga Beijing serbu supermarket karena khawatir lockdown ketat akan diterapkan di wilayah itu. Rak-rak di supermarket kosong melompong gegara warga panic buying

Hal ini akan memberikan kejutan serta ancaman besar bagi ekonomi secara luas dan menempatkan lebih banyak tekanan pada rantai pasokan global. (Reuters/Carlos Rawlings)

Warga Beijing Panic Buying, Rak di Supermarket Jadi Kosong Melompong
Warga Beijing Panic Buying, Rak di Supermarket Jadi Kosong Melompong
Warga Beijing Panic Buying, Rak di Supermarket Jadi Kosong Melompong
Warga Beijing Panic Buying, Rak di Supermarket Jadi Kosong Melompong
Warga Beijing Panic Buying, Rak di Supermarket Jadi Kosong Melompong
Warga Beijing Panic Buying, Rak di Supermarket Jadi Kosong Melompong
Warga Beijing Panic Buying, Rak di Supermarket Jadi Kosong Melompong
Warga Beijing Panic Buying, Rak di Supermarket Jadi Kosong Melompong

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT