Geruduk Balai Kota, Buruh Tuntut Kenaikan UMP 10,55%

ADVERTISEMENT

Foto Bisnis

Geruduk Balai Kota, Buruh Tuntut Kenaikan UMP 10,55%

Agung Pambudhy - detikFinance
Jumat, 02 Des 2022 16:12 WIB

Jakarta - Buruh menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/12/2022). Mereka menutut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 10,55%.

Buruh menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/12/2022). Mereka menutut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 10,55 ℅.

Sejumlah buruh melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Buruh menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/12/2022). Mereka menutut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 10,55 ℅.

Demonstrasi Partai Buruh ini dilakukan sebagai bentuk penolakan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta sebesar 5,6 persen.

Buruh menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/12/2022). Mereka menutut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 10,55 ℅.

Organisasi yang tergabung dalam demo berasal dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), hingga Garda Metal.

Buruh menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/12/2022). Mereka menutut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 10,55 ℅.

Mereka kecewa kepada Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono karena menetapkan UMP DKI 2023 hanya naik 5,6 persen atau sebesar Rp 4,9 juta.

Buruh menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/12/2022). Mereka menutut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 10,55 ℅.

Mereka meminta Heru Budi dapat merevisi Kepgub Nomor 1153 sesuai dengan rekomendasi serikat pekerja yakni 10,55 persen.

Geruduk Balai Kota, Buruh Tuntut Kenaikan UMP 10,55%
Geruduk Balai Kota, Buruh Tuntut Kenaikan UMP 10,55%
Geruduk Balai Kota, Buruh Tuntut Kenaikan UMP 10,55%
Geruduk Balai Kota, Buruh Tuntut Kenaikan UMP 10,55%
Geruduk Balai Kota, Buruh Tuntut Kenaikan UMP 10,55%

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT