Buruh Demo Tolak UMP 2026, Minta Upah Layak

Foto Bisnis

Buruh Demo Tolak UMP 2026, Minta Upah Layak

Gilang Faturahman - detikFinance
Kamis, 08 Jan 2026 15:45 WIB

Jakarta - Aksi unjuk rasa buruh menolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dan menuntut pemerintah menetapkan upah sesuai kebutuhan hidup layak, di Jakarta.

Aksi unjuk rasa buruh kembali digelar di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Dalam aksi tersebut, para buruh menolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dan menuntut pemerintah menetapkan upah sesuai kebutuhan hidup layak.
Aksi unjuk rasa buruh kembali digelar di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Aksi unjuk rasa buruh kembali digelar di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Dalam aksi tersebut, para buruh menolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dan menuntut pemerintah menetapkan upah sesuai kebutuhan hidup layak.
Para buruh mengibarkan bendera serikat, membawa poster, serta membentangkan spanduk berisi tuntutan kenaikan upah.
Aksi unjuk rasa buruh kembali digelar di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Dalam aksi tersebut, para buruh menolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dan menuntut pemerintah menetapkan upah sesuai kebutuhan hidup layak.
Pantauan di lapangan, sejumlah peserta aksi memadati kawasan Jalan Medan Merdeka.Β Aksi berjalan dengan pengawalan aparat kepolisian.
Aksi unjuk rasa buruh kembali digelar di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Dalam aksi tersebut, para buruh menolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dan menuntut pemerintah menetapkan upah sesuai kebutuhan hidup layak.
Dalam tuntutannya, buruh mendesak agar UMP DKI Jakarta 2026 direvisi menjadi 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp5,89 juta per bulan.
Aksi unjuk rasa buruh kembali digelar di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Dalam aksi tersebut, para buruh menolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dan menuntut pemerintah menetapkan upah sesuai kebutuhan hidup layak.
Selain itu, mereka juga meminta pemberlakuan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) DKI Jakarta 2026 sebesar 5 persen di atas nilai KHL.
Aksi unjuk rasa buruh kembali digelar di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Dalam aksi tersebut, para buruh menolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dan menuntut pemerintah menetapkan upah sesuai kebutuhan hidup layak.
Menurut perwakilan buruh, penetapan upah yang berlaku saat ini dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan hidup pekerja dan keluarganya.Β Kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup menjadi alasan utama buruh menuntut kebijakan pengupahan yang lebih berpihak pada pekerja.
Aksi unjuk rasa buruh kembali digelar di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Dalam aksi tersebut, para buruh menolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dan menuntut pemerintah menetapkan upah sesuai kebutuhan hidup layak.
Aksi demonstrasi berlangsung tertib dan menjadi bentuk tekanan buruh agar pemerintah segera meninjau kembali kebijakan upah. Buruh menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi mereka hingga tuntutan upah layak mendapat respons dari pemerintah.
Buruh Demo Tolak UMP 2026, Minta Upah Layak
Buruh Demo Tolak UMP 2026, Minta Upah Layak
Buruh Demo Tolak UMP 2026, Minta Upah Layak
Buruh Demo Tolak UMP 2026, Minta Upah Layak
Buruh Demo Tolak UMP 2026, Minta Upah Layak
Buruh Demo Tolak UMP 2026, Minta Upah Layak
Buruh Demo Tolak UMP 2026, Minta Upah Layak
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads