Jakarta - Serangan menghantam Kilang Minyak Bapco di Pulau Sitra, Bahrain, di tengah meningkatnya konflik AS-Israel dengan Iran.
Foto Bisnis
Asap Membumbung Usai Serangan di Kilang Minyak Bahrain
Asap mengepul setelah serangan menghantam Kilang Minyak Bapco di Pulau Sitra, Bahrain, Senin (9/3/2026). Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran di kawasan Timur Tengah.
Foto: REUTERS/Stringer
Pemerintah Bahrain menyatakan serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada fasilitas di kawasan industri Sitra serta memicu kebakaran di salah satu unit kilang. Otoritas setempat mengatakan tim pemadam kebakaran segera dikerahkan dan api berhasil dikendalikan, sementara proses penilaian kerusakan masih dilakukan oleh pihak berwenang. Foto: REUTERS/Stringer
Kilang minyak Bapco merupakan fasilitas energi utama Bahrain dan menjadi salah satu infrastruktur penting bagi sektor minyak negara tersebut. Perusahaan energi milik negara, Bapco Energies, bahkan mengumumkan status force majeure pada sebagian operasinya setelah serangan terjadi, meski perusahaan menegaskan pasokan energi domestik tetap aman dan tidak terganggu. Foto: REUTERS/Stringer
Serangan terhadap fasilitas energi di Bahrain menambah ketegangan di kawasan Teluk yang sejak beberapa pekan terakhir dilanda aksi saling serang antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel. Konflik tersebut memicu kekhawatiran terhadap keamanan infrastruktur energi global serta potensi gangguan pasokan minyak dunia. Foto: REUTERS/Stringer











































