Aceh - Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi CPO April 2026 naik menjadi 989,63 dolar AS per MT, didorong peningkatan permintaan global.
Foto Bisnis
Harga Referensi CPO Terkerek Naik
Karyawan mengawasi proses pemasukan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ke dalam mesin pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di PT Karya Tanah Subur Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh. ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS
Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi CPO untuk bea keluar dan pungutan ekspor periode 1-30 April 2026 sebesar 989,63 dolar AS per metric ton (MT) atau meningkat 50,76 dolar AS dari periode Maret sebesar 938,87 dolar AS per MT yang disebabkan peningkatan permintaan dan dampak situasi geopolitik di Timur Tengah.Β Β ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS
Penetapan harga referensi CPO tersebut menjadi dasar pengenaan bea keluar (BK) dan pungutan ekspor (PE) bagi produk kelapa sawit dan turunannya. Dengan kenaikan ini, potensi penerimaan negara dari sektor ekspor sawit juga diperkirakan meningkat.Β ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS











































