Depok - Warga Depok bertahan hidup dengan mendulang logam di Kali Pesanggrahan. Penghasilan ratusan ribu rupiah diraih dari kerja keras di tengah risiko dan arus deras.
Snapshots
Potret Pendulang Logam, Mengadu Nasib di Kali Pesanggrahan
Sejumlah warga menggantungkan hidup dengan mendulang logam di aliran Kali Pesanggrahan, Depok, Jawa Barat. Aktivitas ini dilakukan sebagai sumber penghasilan harian di tengah keterbatasan lapangan pekerjaan.
Terlihat para pendulang menyisir tepian hingga tengah sungai untuk mencari besi dan logam bekas yang terbawa arus.
Aliran air yang deras tidak menyurutkan semangat para pencari nafkah ini. Mereka tetap bertahan di sungai selama berjam-jam demi mengumpulkan hasil yang bisa dijual.
Mereka memanfaatkan alat sederhana seperti magnet dan saringan berbahan panci bekas untuk memisahkan material berharga.
Selain dari aliran Kali Pesanggrahan, para pendulang juga mencari logam dari tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Berbagai jenis logam hingga serpihan bernilai ekonomi menjadi target utama.
Para pendulang biasanya bekerja sejak pagi hingga sore hari. Hasil yang diperoleh berkisar antara 10 hingga 20 kilogram logam per hari, tergantung kondisi cuaca dan derasnya arus sungai.
Pendapatan pun bervariasi, mulai dari Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari. Nilai tersebut bisa meningkat jika mereka beruntung menemukan serpihan emas di antara material yang dikumpulkan.Β Meski penuh risiko dan ketidakpastian, aktivitas mendulang ini tetap menjadi pilihan bagi sebagian warga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.











































