Belajar Daur Ulang Sampah dari Bank Sampah My Darling

Foto Bisnis

Belajar Daur Ulang Sampah dari Bank Sampah My Darling

Tsaltsabillah Khairunissa Rahmadhani - detikFinance
Sabtu, 19 Sep 2026 10:30 WIB

Tangerang Selatan - Sampah plastik kresek dan bungkus kopi diolah menjadi tas hingga lukisan di Bank Sampah My Darling, Bintaro, sekaligus menjadi ruang belajar warga.

Seorang warga terlihat membuat kerajinan tas dari sampah plastik kresek yang telah disetrika pada Jumat (19/8/2026). Plastik kresek yang sebelumnya menjadi limbah diolah kembali menjadi material untuk menghasilkan barang bernilai guna.
Seorang warga terlihat memilah sampah tutup botol galon di Bank Sampah My Darling, Bintaro, Tangerang Selatan.
Seorang warga terlihat membuat kerajinan tas dari sampah plastik kresek yang telah disetrika pada Jumat (19/8/2026). Plastik kresek yang sebelumnya menjadi limbah diolah kembali menjadi material untuk menghasilkan barang bernilai guna.
Bank Sampah My Darling menjadi ruang pemberdayaan masyarakat untuk belajar mengolah dan mendaur ulang sampah. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja karang taruna, hingga ibu-ibu.
Seorang warga terlihat membuat kerajinan tas dari sampah plastik kresek yang telah disetrika pada Jumat (19/8/2026). Plastik kresek yang sebelumnya menjadi limbah diolah kembali menjadi material untuk menghasilkan barang bernilai guna.
Salah satu sampah yang menjadi fokus pengelolaan saat ini adalah plastik kresek dan plastik multilayer, seperti bungkus kopi.
Seorang warga terlihat membuat kerajinan tas dari sampah plastik kresek yang telah disetrika pada Jumat (19/8/2026). Plastik kresek yang sebelumnya menjadi limbah diolah kembali menjadi material untuk menghasilkan barang bernilai guna.
Material tersebut diolah menjadi berbagai kerajinan, mulai dari tas hingga karya lukisan.
Seorang warga terlihat membuat kerajinan tas dari sampah plastik kresek yang telah disetrika pada Jumat (19/8/2026). Plastik kresek yang sebelumnya menjadi limbah diolah kembali menjadi material untuk menghasilkan barang bernilai guna.
Plastik kresek yang sebelumnya menjadi limbah diolah kembali menjadi material untuk menghasilkan barang bernilai guna.
Seorang warga terlihat membuat kerajinan tas dari sampah plastik kresek yang telah disetrika pada Jumat (19/8/2026). Plastik kresek yang sebelumnya menjadi limbah diolah kembali menjadi material untuk menghasilkan barang bernilai guna.
Tak hanya mengandalkan sampah dari nasabah, Bank Sampah My Darling juga menerima hibah sampah dari sejumlah toko besar di sekitar wilayah Bintaro. Sampah-sampah tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai bahan untuk berbagai kegiatan pengolahan dan kerajinan.
Seorang warga terlihat membuat kerajinan tas dari sampah plastik kresek yang telah disetrika pada Jumat (19/8/2026). Plastik kresek yang sebelumnya menjadi limbah diolah kembali menjadi material untuk menghasilkan barang bernilai guna.
Bank Sampah My Darling didirikan oleh Yeni Mulyani Hidayat, yang akrab disapa Mbak Darling. Yeni memulai bank sampah tersebut pada 2012 di Jakarta sebelum kemudian pindah ke kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.
Seorang warga terlihat membuat kerajinan tas dari sampah plastik kresek yang telah disetrika pada Jumat (19/8/2026). Plastik kresek yang sebelumnya menjadi limbah diolah kembali menjadi material untuk menghasilkan barang bernilai guna.
Melalui Bank Sampah My Darling, Yeni ingin semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa sampah dapat diolah dan dimanfaatkan kembali. Edukasi tersebut juga dikenalkan sejak dini dengan melibatkan anak-anak dalam proses pembuatan kerajinan.
Belajar Daur Ulang Sampah dari Bank Sampah My Darling
Belajar Daur Ulang Sampah dari Bank Sampah My Darling
Belajar Daur Ulang Sampah dari Bank Sampah My Darling
Belajar Daur Ulang Sampah dari Bank Sampah My Darling
Belajar Daur Ulang Sampah dari Bank Sampah My Darling
Belajar Daur Ulang Sampah dari Bank Sampah My Darling
Belajar Daur Ulang Sampah dari Bank Sampah My Darling
Belajar Daur Ulang Sampah dari Bank Sampah My Darling

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads