Jakarta - Blok M, Jakarta Selatan, masih ramai dikunjungi warga dan pedagang meski kawasan ini segera ditata besar-besaran menuju wajah baru yang lebih modern.
Foto Bisnis
Mau Disulap Jadi Kawasan Modern, Blok M Masih Jadi Magnet Warga
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengubah wajah Blok M menjadi kawasan yang lebih modern, teratur, dan terintegrasi. Proses groundbreaking penataan kawasan tersebut ditargetkan dapat dilakukan dalam waktu dekat, yakni pekan ini atau pekan depan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penataan Blok M akan dilakukan Pemprov DKI melalui PT MRT Jakarta dengan menggandeng salah satu pengembang swasta. Desain penataan kawasan tersebut telah dipresentasikan dalam rapat dan mendapat persetujuan dari Gubernur.
Penataan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki wajah kawasan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Meski perubahan besar tengah disiapkan, hingga kini kegiatan perdagangan dan kunjungan warga di Blok M masih berjalan seperti biasa.
MRT Jakarta mencatat jumlah pengunjung harian Blok M Hub telah mencapai sekitar 25 ribu orang. Jumlah tersebut tercatat setelah kawasan menjalani lebih dari 100 hari masa aktivasi sejak 2025.
Dalam rencana penataan lanjutan, Blok M akan dikembangkan menuju konsep Ultimate Development. Penataan tersebut mengusung pendekatan 3A 1C, yakni accessibility, amenities, attraction, dan community.
Ke depan, Blok M diproyeksikan menjadi kawasan mixed use yang terintegrasi dengan berbagai fungsi, mulai dari hunian apartemen, hotel, hingga area komersial. Konsep tersebut diharapkan membuat kawasan semakin terkoneksi dengan transportasi publik dan aktivitas masyarakat.
Blok M juga berkembang menjadi salah satu pusat kuliner UMKM dan ruang aktivitas berbagai komunitas warga Jakarta. Ramainya pengunjung membuat kawasan ini tetap menjadi salah satu titik berkumpul dan beraktivitas masyarakat di Jakarta Selatan.
Blok M juga digadang-gadang menjadi percontohan terminal modern yang lebih mengutamakan kenyamanan pejalan kaki. Meski menanti perubahan besar, denyut aktivitas warga di Blok M masih terasa ramai, menjadi gambaran bahwa kawasan ini tetap memiliki daya tarik kuat sebelum memasuki babak baru penataannya.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































