Jakarta - Muhammad Sarmuji resmi memimpin Kemenperin menggantikan Agus Gumiwang. Sarmuji siap memperkuat industri nasional dan membuka lapangan kerja.
Foto Bisnis
Resmi Sertijab Menperin, Sarmuji Siap Pacu Industri dan Lapangan Kerja
Pejabat lama Agus Gumiwang Kartasasmita menandatangani dokumen serah terima jabatan Menteri Perindustrian yang disaksikan Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Serah terima jabatan tersebut menandai pergantian kepemimpinan Kementerian Perindustrian setelah Muhammad Sarmuji resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian pada Kamis (1/10).
Rangkaian sertijab diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Agus Gumiwang dan Muhammad Sarmuji di hadapan jajaran pegawai Kementerian Perindustrian.
Dalam sambutannya, Sarmuji menyampaikan harapannya agar proses peralihan kepemimpinan di Kementerian Perindustrian berjalan lancar serta tetap mendapatkan masukan dari Agus Gumiwang yang dinilainya memiliki pengalaman panjang sebagai pejabat pemerintah.
Sarmuji menyebut sektor industri memiliki posisi penting bagi Indonesia karena dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
Ia mengajak seluruh jajaran Kementerian Perindustrian untuk membangun target besar dalam memperkuat industri nasional dengan melihat berbagai peluang yang dapat dikembangkan, bukan hanya berfokus pada tantangan yang dihadapi. Sarmuji juga mengatakan berbagai program dan hal yang telah dirintis Agus Gumiwang selama memimpin Kementerian Perindustrian akan dilanjutkan dan diperkuat untuk mendorong sektor industri menjadi pengungkit pembangunan ekonomi.
Dalam acara pisah sambut tersebut, Agus Gumiwang Kartasasmita mendapat penghormatan dari jajaran Kementerian Perindustrian berupa pemberian bunga sebagai tanda perpisahan setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Menteri Perindustrian.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































