Hal ini disampaikan oleh Dirjen Industri Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Dharmadi dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (22/12/2010).
"Pemerintah akan fokus kepada suplai kendaraan yang menggunakan BBG, kementerian siap menyuplai kendaraan BBG komersial. Kebutuhan kendaraan BBG datang dari Pemda dan Kementerian Perhubungan," tutur Budi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Menteri Perindustrian MS. Hidayat mengatakan untuk pengembangan industri kendaraan bermotor di 2011, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan. Sebab industri kendaraan bermotor ini masuk ke dalam 6 kelompok industri prioritas pemerintah.
"Pemerintah akan mendorong industri komponen dalam negeri, memfasilitasi pengembangan desain kendaraan bermotor buatan Indonesia, dan memfasilitasi pengembangan kendaraan dan peralatan yang hemat energi dan ramah lingkungan, serta harga terjangkau," tutur Hidayat.
Hidayat mengatakan, pemerintah berjanji akan memberikan berbagai insentif fiskal untuk industri kendaraan bermotor di 2011. Antara lain pembebasan pajak penjualan barang mewah (PPnBM), pembebasan bea masuk kbarang modal, bahan baku, serta komponen yang dibutuhkan untuk industri dalam negeri.
(dnl/qom)











































