Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Suryadi Sasmita kepada detikFinance, Jumat (4/2/2011).
"Jadi kita sudah instruksikan kepada pengusaha agar bayar sesuai dengan capping. Kita sudah instruksikan, Apindo instruksikan karena sudah dapat dukungan dari pemerintah. Kalau dibiarkan dampaknya bisa inflasi ini, banyak pegusaha kecil yang akan mati," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Marilah kita selesaikan secara keseluruhan. Kita ingin ada single price, jadi jangan sampe price itu terlalu banyak. Kan berbeda-beda itu nggak bagus. Kita juga nggak mau gitu. Kalau mereka ada masalah mari kita selesaikan bersama jangan sepihak saja," kata Suryadi.
Dikatakan Suryadi, pengusaha tidak berniat sama sekali merugikan PLN. Pengusaha akan tetap membayar tagihan, namun dengan perhitungan capping.
"Kita hanya ingin fair saja. Kita juga butuh listrik kok. Mari kita buka-bukaan. Kalau dia (PLN) mau lakukan efisiensi tapi membebankan ke pengusaha ya kita tidak terima. Kenapa tidak mereka lakukan saja efisiensi dulu. Dan kita dari pengusaha akan terus komunikasi kok, kita ingin ada win win solution dengan terkait masalah ini," kata Suryadi.
Dihubungi terpisah, Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun mengatakan pihaknya akan melakukan komunikasi dengan pengusaha untuk penyelesaian perselisihan soal capping tarif listrik industri tersebut.
"Kami tetap dan akan, kalau perlu, untuk bertemu langsung dengan mereka (pelaku industri). Kalau mereka menolak, kami akan one on one datang dan bicara kepada mereka untuk penyelesaian masalah ini," jelas Benny.
Benny mengatakan, bahwa pihak PLN sendiri memaklumi dengan adanya keluhan dan sikap mereka akibat dampak pencabutan capping sejak Januari 2011 lalu. "Ya kami memaklumi dengan adanya keluhan mereka, memang berat juga," ujarnya.
"Tapi kami tetap saja begitu (mencabut capping), karena kami tidak ada dasar hukumnya untuk mengembalikan capping. Sikap kami masih seperti kemarin sampai sejauh ini," kata Benny.
(dnl/qom)










































