Industri Sepatu Buka Lowongan Kerja 100.000 Orang

Industri Sepatu Buka Lowongan Kerja 100.000 Orang

- detikFinance
Selasa, 08 Feb 2011 16:40 WIB
Jakarta - Sepanjang 2011 ini sektor industri alas kaki (sepatu dan sandal) siap menyerap sedikitnya 100.000 orang tenaga kerja baru. Peluang kerja ini menyusul investasi yang dilakukan oleh 22 perusahaan alas kaki asal Korea, Taiwan, dan Vietnam.

"Satu-satunya masalah adalah ketersedian tenaga kerja, ini padat karya, satu pabrik bisa 10.000 orang, bagaimana pemerintah mendukung momentum ini bisa dilakukan," kata Sekjen Kementerian Perindustrian Ansari Bukhari, di kantornya, Jakarta, Selasa (8/2/2011).

Ansari menambahkan jika masalah ini bisa diatasi, ia optimistis investasi 22 perusahaan alas kaki asing itu bisa terwujud penuh di 2011. Sehingga lowongan pekerjaan bisa terserap penuh sedikitnya 100.000 orang dengan asumsi satu pabrik menyerap 5.000 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tenaga kerja di alas kaki cukup berpendidikan SMP, asal terampil. Umumnya juga perempuan," ucap Ansari.

Ia menambahkan sebanyak 22 rencana investasi ini tersebar di sentra-sentra produksi alas kaki seperti di Sidoarjo Jawa Timur, Tangerang Banten, Purwakarta, dan Sukabumi Jawa Barat.

"Kita punya balai (pelatihan) di Sidoarjo, tapi kita tak bisa melatih semua tenaga kerja, yang kita latih adalah pelatihnya," jelasnya.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Industri Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko mengatakan berdasarkan hitungannya sedikitnya 70.000 orang akan terserap dari investasi 22 perusahaan tersebut di 2011.

Dikatakan Eddy, sebanyak 22 perusahaan itu mencakup ada yang sudah siap pembangunan pabrik, akuisisi pabrik kolaps, dan sebagian sudah proses produksi.

Sebanyak empat dari 22 perusahaan sudah produksi masing-masing 200.000-300.000 pasang sepatu per bulan.

"Soal tenaga kerja memang susah sekali, antar perusahaan ini karyawan sudah saling bajak. Saya sudah menyurati menakertrans untuk memfasilitasi pendidikan dan pelatihan," kata Eddy.

(hen/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads