Shell Siap Ekspor Pelumas dari RI ke China, India dan Vietnam

Shell Siap Ekspor Pelumas dari RI ke China, India dan Vietnam

- detikFinance
Jumat, 11 Feb 2011 12:31 WIB
Jakarta - Shell Indonesia memastikan rencana investasinya untuk pembangunan pabrik pelumas senilai US$ 90-100 juta di Indonesia. Hasil produk pabrik itu bukan hanya di pasarkan di Indonesia, namun akan diekspor ke India, Vietnam bahkan China.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur PT Shell Indonesia Darwin Silalahi usai bertemu dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jl. Gatot Soeboroto, Jumat (11/2/2011).

"Untuk ekspor terutama ke negara-negara yang ekonominya bertumbuh seperti China, Vietnam dan India," kata Darwin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan kebijakan Shell dalam menentukan investasinya disuatu negara tak terlepas dari aspek kompetitif. Hal ini karena setiap produk pelumas yang dihasilkan Shell akan diekspor sehingga perlu produk yang kompetitif.

Darwin mengilustrasikan, dari 100 negara dimana Shell beroperasi tidak semua negara mimiliki pabrik pelumas. Saat ini, hanya tidak kurang dari 30 negara yang memiliki pabrik pengolahan pelumas oleh Shell.

"Bagaimana pabrik pelumas di Indonesia untuk kompetitif memenuhi pasar regional. Negara-negara ASEAN berlomba-lomba memberikan insentif fiskal agar pabrik yang dibangun kompetitif di pasar ekspor," jelasnya.

Menanggapi soal pemberian insentif, Menteri Perindustrian MS Hidayat berjanji akan mengupayakan insentif terhadap rencana investasi Shell di Indonesia. Celah investasi yang bisa diberikan adalah keringanan PPh yang masuk dalam skema insentif dalam PP 62 Tahun 2009 mengenai investasi tertentu di wilayah tertentu.

"Saya menyatakan kemungkinan besar dia (Shell) akan mendapatkan fasilitas fiskal, tapi itu kementerian keuangan yang memutuskan. BKPM akan mengajukan resmi soal fasilitas PP 62, ditambah fasilitas BM DPT (bea masuk ditanggung pemerintah) itu akan diajukan," jelas Hidayat.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads