Kain Tenun Jadi 'Benteng' RI Hadapi Serbuan Asing

Kain Tenun Jadi 'Benteng' RI Hadapi Serbuan Asing

- detikFinance
Rabu, 15 Jun 2011 11:24 WIB
Kain Tenun Jadi Benteng RI Hadapi Serbuan Asing
Jakarta - Industri kain tenun dan kain adati dapat dijadikan benteng untuk menjaga pasar fashion Indonesia dari serbuah fashion yang berasal dari luar negeri.

Demikian diisampaikan oleh Wakil Menteri Perindustrian, Alex Retraubun ketika membuka Pameran Adiwastra Nusantara 2011 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (15/6/2011).

"Industri kain adati dapat digunakan sebagai benteng pasar kita dari serbuan kain asing yang menyerbu pasar Indonesia," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Alex, penduduk Indonesia yang lebih dari 247 juta jiwa menurpakan pasar yang sagat potensial untuk industri kerajinan berkembang.

"Penduduk Indonesia yang mencapai 247,Indonesia adalah pasar menarik dari industri fashion dan wastra," ujarnya.

Salah satu kerajinan tenun seperti batik, kata Alex, sudah menjadi bagian dari perkembangan mode di Indonesia karena batik sudah tidak lagi hanya digunakan dalam upacara adat, tetapi juga sudah banyak digunakan oleh kaum remaja.

"Batik dan tenun tidak lagi dibunakan untuk pakaian resmi. Sekarang masih banyak dipakai oleh kaum remaja dengan model yang mengikuti perkembangan zaman," ungkapnya.

Alex mengapresiasi baik dari pameran yang diadakan pada 15-19 Juni 2011 ini dan menurut Alex, tema yang diangkat sangat pas, yaitu 'Kreasi Tanpa Batas Dalam Serat dan Corak'.

"Temannya sangat pas, kalau bapak-ibu masuk berputar-putar di dalam itu tanpa batas semuanya," pungkasnya.

(ade/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads