Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi mengatakan saat ini beberapa pabrik gula sudah mulai ground breaking dan selebihnya akan dilakukan pada September 2011. Total investasi yang digarap oleh investor swasta pabrik gula tersebut menelan dana hingga Rp 1,5-2,2 triliun.
"Akan beroperasi 18 bulan setelah ground breaking, mereka swasta semua," kata Bayu saat ditemui acara obrolan santai gerakan gemari buah lokal, Jakarta, Senin (4/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ada lokasi lain yang tengah dijajaki yaitu di Madura. Di lokasi ini memiliki potensi lahan 50. 000 hektar. Ia mengakui pihaknya masih sulit mendapatkan jaminan ketersedian lahan untuk perkebunan tebu.
Dikatakan Bayu, pemerintah juga terus fokus dengan program revitalisa industri gula untuk pabrik-pabrik tua dan lahan tebu. Program ini ditargetkan meningkatkan produktivitas tebu dari 75 ton per hektar menjadi 100 ton per hektar.
"Harusnya ratun, hanya ditanam 3-4 kali saja, tapi dibebapa tempat sampai 10-12 kali. Itu harus dibongkar ratun," katanya.
Pemerintah, lanjut Bayu, telah menyiapkan anggaran Rp 8,7 triliun untuk revitalisasi pabrik gula. Namun hingga kini dana yang terserap oleh para pabrik gula (PTPN) hanya terserap Rp 1,4 triliun.
(hen/dnl)











































