Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi menjelaskan semakin tingginya biaya produksi di Jepang, berdampak pada keinginan IKM Jepang yang mau pindah atau merelokasikan unit produksinya ke Indonesia.
"Karena kita bisa bikin lebih murah dari Jepang, kita tarik yang kecil-kecil itu. Mereka akan mencoba melakukan kerja sama dengan SME (Small and Medium Enterprises) Indonesia," katanya ketika ditemui di kantor Kementerian Perindustrian setelah acara penandatangan MoU, Jakarta, Senin (11/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soal investasi belum diputuskan, tapi jumlah industrinya bisa mencapai ratusan," jelasnya.
Sofjan mengatakan hasil produksi dari IKM Jepang yang merelokasikan pabriknya ke Indonesia akan diekspor kembali ke Jepang. Rencananya relokasi tersebut akan didorong mulai tahun ini.
"Pasti tercipta lapangan kerja baru. Kalau perusahaan kecil jadi lebih besar, kalau tadinya pakai 10 orang, dia jadi pakai 20-30 orang kan tambah banyak orang bekerja," imbuhnya.
Kerja sama yang dilakukan Apindo dan SMEJ bertujuan untuk meningkatkan kerja sama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kedua belah pihak. Selain itu, akan dilakukan promosi kepada pengusaha Jepang yang pabriknya terkena dampak gempa dan tsunami beberapa waktu yang lalu. Kerja sama ini nantinya akan membantu IKM Indonesia dengan teknologi IKM Jepang.
(ade/hen)











































