Ketua Asosiasi Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo) John Manopo menyebutkan sampai dengan semester 1 tahun 2011 ini, konsumsi lampu dalam negeri sudah mencapai 125 juta unit.
"Sampai semester I sudah 125 juta unit. Tahun ini kita perkirakan 260 juta," ujarnya ketika berbincang dengan wartawan di kantor Kementerian Perindustrian Jumat (29/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lampu itu barang kebutuhan. Tidak mungkin putus terus nggak dibeli. Tidak mungkin sekarang pakai lampu besok pakai lampu templok," tuturnya.
John juga menyarankan, pemerintah seharusnya membantu mengembangkan industri lampu dalam negeri dengan membagikan lampu gratis, seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa negara lain.
"China menggratiskan 100 juta unit, India 400 juta unit, Filipina 18 juta unit lampu dan Kuba 25 juta unit," imbuhnya.
(ade/hen)











































