Penjualan BlackBerry di Indonesia Bisa Capai Rp 10 Triliun

Penjualan BlackBerry di Indonesia Bisa Capai Rp 10 Triliun

- detikFinance
Kamis, 08 Sep 2011 08:44 WIB
Penjualan BlackBerry di Indonesia Bisa Capai Rp 10 Triliun
Jakarta - Produsen BlackBerry (BB) Research In Motion (RIM) diperkirakan akan meraup penjualan hingga Rp 10,2 triliun dari pasar Indonesia pada tahun depan.

Perkiraan penjualan fantastis ini membuat pemerintah merasa tak rela jika pabrikan asal Kanada itu lebih memilih membangun pabrik di Malaysia dengan perkiraan penjualan hanya Rp 1 triliun per tahun atau 400.000 unit per tahun.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan ngotot agar pemerintah mempertimbangkan penyikapan fiskal dalam bentuk disinsentif fiskal khusus untuk perusahaan yang tidak niat memproduksi produknya di Indonesia tetapi justru dikonsumsi dengan skala besar di dalam negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengingat penjualan mereka (RIM) akan mencapai 4 juta unit dengan harga US$ 300 per unit. Total penjualan mencapai US$ 1,2 miliar (Rp 10,2 triliun), tapi kok malah membangun pabriknya di Malaysia," kata Gita kepada detikFinance, Rabu malam (7/9/2011).

Gita menegaskan perlunya penyikapan fiskal atau non-fiskal untuk men-discourage siapapun yang bangun pabrik di luar Indonesia tetapi banyak menyedot pasar lokal. Kebijakan ini juga perlu dipadu dengan insentif fiskal agar investor tersebut lebih memilih membangun pabrik di Indonesia.

"Kenapa bangun pabriknya di Malaysia? Nah ini tentunya mereka bangun di sana untuk dijual di Indonesia kan, ini perlu disikapi, nah penyikapannya ini bagaimana, apakah dalam bentuk tarif non tarif, atau inventaris mereka untuk bangun kapasitas produksi di Indonesia," jelasnya.

Gita sebelumnya mengaku kecewa karena RIM justru membangun pabriknya di Malaysia. Untuk itu, dirinya meminta pemerintah untuk menyikapi hal tersebut, salah satunya dengan pemberlakuan disinsentif seperti tarif perpajakan.

(hen/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads