Untuk itu, HIPMI akan mengirim tim ke markas BlackBerry (BB) di Kanada untuk mendengarkan aspirasi produsen BB, RIM (Research in Motion).
"Pilihan RIM di Malaysia ini pukulan telak bagi kita. Makanya kita kirim tim, kita mau dengar mereka mau curhat apa saja tentang kondisi riil daya saing kita. Tim akan berada di sana selama enam hari," ujar Ketua Bidang Perdagangan BPP Hipmi Harry Warganegara dalam rilisnya, Kamis (15/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim akan berangkat ke Kanada, Jumat (16/9/2011), dan diharapkan pekan depan sudah melakukan audiensi dengan para petinggi RIM. Selanjutnya, Hipmi juga akan melakukan audiensi dengan pengusaha-pengusaha Kanada yang tergabung dalam Kadin Kanada (Chamber of Commerce of Canada).
Dikatakan Harry, selain mendengarkan curhatan dari pihak RIM, tim juga siap membantu pemerintah melakukan lobi-lobi ke pihak RIM agar perusahaan tersebut masuk ke Indonesia.
"Tim akan berusaha membantu pemerintah melakukan lobi-lobi. Mungkin, sesama pengusaha curhatnya lebih pas dan sama-sama paham," papar Harry.
Harry menilai, peluang untuk membawa manufaktur BB di Indonesia masih terbuka dengan catatan pihak RIM dapat diyakinkan akan manfaat berinvestasi di RI dibandingkan Malaysia. Hanya saja, Harry mengakui, dalam banyak hal, Malaysia memang lebih unggul.
"Itu sebabnya, pengguna BB di Tanah Air jangan terkejut nantinya bila BB di tangan kita ditulis BB made in Malaysia. Padahal market kita 10 kali lebih besar dari mereka. Harusnya yang ada di tangan kita ini BB made in Indonesia," papar Harry.
Seperti diketahui, RIM memutuskan untuk membangun pabrik BB di Malaysia. Keputusan RIM itu tentu saja membuat pemerintah Indonesia kecewa mengingat pangsa pasar pengguna BB di Indonesia 10 kali lipat dari Malaysia. Bahkan pada tahun 2012, RIM diprediksi bisa menangguk penjualan BB hingga Rp 10 triliun.
Pemerintah Indonesia pun berniat untuk mengenakan disinsentif pada produk BB dan juga produk-produk yang tidak diproduksi di Indonesia namun membidik pasarnya.
(qom/dnl)











































