Fadel Ingatkan Gita Jangan Mau Dibohongi Importir Garam

Fadel Ingatkan Gita Jangan Mau Dibohongi Importir Garam

- detikFinance
Jumat, 25 Nov 2011 13:49 WIB
Fadel Ingatkan Gita Jangan Mau Dibohongi Importir Garam
Jakarta - Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pemberdayaan Garam Rakyat Fadel Muhammad mengingatkan agar Menteri Perdagangan Gita Wirjawan tak terkecoh dengan data-data produksi garam yang disodorkan oleh importir garam. Fadel yakin di lapangan produksi garam sudah hampir memenuhi target produksi sehingga tak perlu tambahan impor.

Saat ini data produksi garam konsumsi (petani) 2011 masih simpang siur, pihak pemerintah melalui kementerian kelautan dan perikanan menyatakan produksi sudah mencapai 1,5 juta ton atau melewati target 1,4 juta ton. Sementara itu produsen garam seperti PT Garam menyatakan produksi garam hanya 60% dari target.

"Saya sudah ketemu Pak Gita (menteri perdagangan), saya bilang jangan mau dibohongin oleh importir-importir itu. Pak Gita bilang nggak akan kasih izin (impor tambahan)," kata Fadel kepada detikFinance, Jumat (25/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai ketua yayasan garam, ia sangat yakin produksi garam akan mencapai 1,3 juta ton atau hampir mendekati target. Hari ini ia akan melakukan pengecekan menyeluruh soal data-data produksi yang saat ini masih simpang siur.

"Saya yakin, saya berkeras terjadi kenaikan produksi tahun ini, saya minta impor garam ditahan," katanya.

Menurutnya soal data produksi yang dihembuskan produksi garam tak mencapai target bertujuan agar para petani garam tak semangat memproduksi garam lagi. Hal ini perparah dengan mulai masuknya musim penghujan.

"Importir itu kan inginnya hanya impor dan impor saja," katanya.

Seperti diketahui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan produksi garam hingga 8 November 2011 sudah mencapai 1,5 juta ton. Angka ini sudah di atas target tahun ini yang hanya 1,4 juta ton.

Angka ini memang jauh berbeda dari yang disampaikan oleh Direktur Utama PT Garam Slamet Untung Irredenta yang mengatakan produksi garam hanya terealisasi 60% dengan jumlah 800.000 ton. PT Garam sudah menghentikan produksi garam sejak 15 hari lalu karena curah hujan tinggi.

Selama ini ada 8 importir produsen garam yang ada di Indonesia, antara lain:
  • PT Garam
  • PT Garindo
  • PT Sumatraco
  • PT Susanti
  • PT Budiono
  • PT Elitester
  • PT Ekasari
  • PT Cheetam
Sebelumnya pemerintah memberikan izin impor garam kepada 8 importir produsen sebanyak 1.040.000 ton. Namun karena terjadi kontroversi akhirnya realisasi impor hanya 923.000 ton. Berdasarkan perkiraan tahun 2011 ini kebutuhan garam konsumsi mencapai 1,6 juta ton.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads