Meski terbukti mengeraskan material, baja ini terbukti rapuh hingga masuk kategori kualitas tidak baik. Indonesia, ternyata masih menjadi pengimpor baja asal negara tirai bambu ini.
"Boron added sebagian besar ada di baja China," kata Direktur Pemasaran Krakatau Steel Irvan K. Hakim, di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan Jakarta, Kamis (8/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak seperti Malaysia, yang telah melarang penggunaan baja yang mengandung Boron. "Malaysia sudah ada kebijakan pelarangan. Kalau KS, tidak ada materi Boron di dalamnya," tegas Irvan.
(wep/ang)











































